Bus Dan Supir Dicek Kesehatan

237
Walikota didampingi Kadishub saat beraudiensi dengan salah seorang supir bus AKAP

Margonda | jurnaldepok.id
Puluhan supir bus AKAP (Antar Kota dan Antar Provinsi) melakukan pengecekan kesehatan di Terminal Depok. Hal ini dilakukan agar pengemudi dalam keadaan sehat saat membawa kendaraan nya ketika mudik.

Tak hanya pengecekan kesehatan, kelayakan bus pun juga dilakukan pengecekan. Jika semua dinyatakan lengkap dan layak jalan, maka bus tersebut mendapat sticker bahwa layak digunakan.

“Kami lakukan pendataan kepada pengemudi bus. Pendataan berupa hal-hal administrasi, termasuk KIR, SIM. Dari sisi kesehatan dilihat tensinya, gulanya, tes urin. Kemudian akan direkomendasi bahwa ini layak atau tidak,” ujar Walikota Depok Mohammad Idris.

Ia menjelaskan berdasarkan hasil pengecekan visualisasi yang telah dilakukan, pihaknya menyatakan kendaraan cukup bagus.

“Dari kesehatan tes urin nya negatif, contohnya tadi ada supir usianya 23 tahun, kesehatannya sangat normal. Tensi, gula dan kolesterol normal. Kemudian tadi ada pengemudi yang usianya 47 tensinya agak naik yang bagian bawah. Saya tanya ternyata dia kurang tidur,” paparnya.

Dirinya menambahkan jika pos kesehatan akan tersedia di terminal. Sehingga para pengemudi dapat melakukan pengecekan sebelum menjalankan kendaraan nya.

“Tadi cek fisik kendaraan kalau secara lahiriah KIR masih berlaku. Sedangkan untuk ban tadi dilihat ternyata sudah ada yang diwarning. Antisipasinya jangan ugal-ugalan, stiker sebagai tanda bahwa mobil ini layak digunakan,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana menegaskan jika tidak ada kenaikan tarif bus. Dirinya pun sudah melakukan pengecekan.

“Saya tadi langsung cek. Ada yang berangkat dari Depok ke Pekalongan tarifnya Rp 80 ribu. Tidak ada kenaikan tarif karena sudah ada tarif batas atas dan bawah karena sudah ada aturannya,” jelasnya.

Ia pun menegaskan tidak ada calo. Menurutnya dengan adanya mudik gratis membuat tarif menjadi balance.

“Untuk bus AKAP di luar terminal ada 39 sedangkan di dalam terminal ada 18,” tandasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here