Surat Suara Didistribusikan

110
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
KPU Jawa Barat (Jabar) telah memulai pendistribusian surat suara ke-27 kota atau kabupaten. Pihaknya memprioritaskan distribusi surat suara ke daerah paling selatan Jawa Barat dan daerah dengan wilayah terbesar.

Komisioner KPU Jawa Barat, Endun Abdul Haq mengatakan, daerah paling selatan seperti Kota Banjar dan Pangandaran mendapat giliran pertama untuk pendistribusian surat suara.

“Kami telah memulai distribusi surat suara sejak pekan lalu ke kota dengan wilayah terbesar, seperti Bogor, Bekasi dan Kabupaten Bandung serta juga wilayah paling selatan, seperti Kota Banjar,” katanya.

Ia menambahkan distribusi surat suara berjumlah 33 juta surat atau jumlah daftar pemilih tetap ditambah 2,5 persen dan ditargetkan akan rampung pada pada 7 Juni mendatang.

“Jumlah total surat suara yang dicetak, jumlah DPT ditambah 2,5 persen. Dalam rangka menjaga keamanan, surat suara disimpan di pabrik gramedia di Cikarang. Daerah yang jauh kita prioritaskan mulai dari minggu lalu, target terakhir distribusi tanggal 7 Juni diharapkan selesai karena hampir 33 juta surat suara yang dicetak,” paparnya.

Ia mengungkapkan pihaknya telah memulai distribusi surat suara sejak pekan lalu agar mengakali lalu lintas distribusi surat jelang lebaran yang diperkirakan padat.

“Pengiriman logistik di bulan Ramadhan kita sudah prediksi, karena kalau menjelang lebaran perjalanan lalu lintasnya sudah mulai padat. Kemudian yang jadi perhatian soal pengelolaan logistik yang dikelola oleh orang, orang yang dalam kondisi puasa fisiknya harus cermat, teliti, akurat. Makanya untuk pelipat kertas kita berdayakan dari masyarakat, kita juga libatkan PPS, PPK biar mereka tahu jumlah kertas,” jelasnya.

Selain itu, KPU Jawa Barat juga telah menginstruksikan ke 27 KPUD di Jawa Barat untuk mengelola logistik pemilu, dari mulai sortir hingga loading dan packing.

“Untuk pengelolaan logistik kami minta untuk memperhatikan tiga aspek kualitas yakni tepat jumlah, tepat kualitas dan tepat sasaran,” pungkasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here