KTP Tercecer, Gerindra Waspada

227
Mulyadi

Margonda | jurnaldepok.id
Beberapa hari kemarin masyarakat dikejutkan dengan penemuan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berdus-dus dengan pemilik identitas yang misterius.

Hal itu menjadi perhatian serius Partai Gerindra Jawa Barat. Di mana Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi mengatakan pemerintah boleh saja berdalih bahwa setumpuk barang bukti tersebut adalah KTP yang tidak bisa digunakan (rusak,red).

“Namun kami mencurigai, penemuan ini berpotensi mencederai proses demokrasi. Dikarenakan lokasi penemuannya berada di kawasan Salabenda, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang saat ini sedang menjalani serangkaian Pemilihan Bupati dan Pemilihan Gubernur,” ujarnya kepada Jurnal Depok, kemarin.

Atas kasus tersebut pihaknya menyatakan beberapa hal di antaranya menyayangkan kejadian tersebut. Di saat masyarakat banyak yang belum mendapatkan e-KTP, ribuan KTP tidak jelas justru ditemukan tercecer di jalanan.

“Kenapa KTP Sumatera Selatan dibuat di Bogor? Kenapa bila setumpuk KTP itu invalid tidak langsung dimusnahkan tetapi malah dikumpulkan? Dalam mengurus KTP saja pemerintah seperti masih amatiran. KTP yang menjadi unsur penting terkesan dikelola secara asal-asalan,” paparnya.

Selain itu ia mendesak aparat kepolisian dan instansi terkait agar mengusut hingga tuntas apa yang sebenarnya terjadi dengan peristiwa itu. ia meminta agar hal itu dapat dijelaskan kepada publik siapa pihak yang paling bertanggungjawab atas kejadian tersebut. Jangan sampai kekhawatiran masyarakat tentang tudingan mafia identitas kependudukan dan upaya menuju kecurangan berujung menjadi kenyataan.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pengurus Partai Gerindra di tingkat pusat khususnya para anggota DPR RI Fraksi Gerindra, untuk meminta keterangan dan pertanggungjawaban dari Kemendagri dan instansi terkait lainnya. Jangan anggap remeh penemuan ini,” tegasnya.

Selain itu ia juga sudah memerintahkan kepada seluruh pengurus, kader, organisasi sayap dan laskar Partai Gerindra di Jawa Barat agar lebih bersiaga mengantisipasi kecurangan jelang pemilihan kepala daerah, hingga nanti saat pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Dirinya tidak berharap ada kecurangan dan penggelembungan.

“Kami ingin berkompetisi secara sehat, tidak mencederai demokrasi dan tidak menabrak konstitusi. Kami percaya dan meyakini bahwa kecurangan tidak akan pernah menang. Ketua Umum kami Bapak Prabowo Subianto sudah seringkali memberi pesan, agar seluruh kader Partai Gerindra senantiasa berjuang dengan jujur, terhormat dan tidak menghalalkan segala cara. Sing becik ketitik, sing olo ketoro,” katanya.

Sebelumnya masyarakat menemukan ceceran ribuan keeping e-KTP di Jalan Raya Kemang Kabupaten Bogor, Sabtu (26/5). Sontak, temuan ribu e-KTP yang katanya telah rusak itu mendapat respon negatif dari masyarakat terutama kalangan politisi. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here