Puasa, PSK Nekat ‘Jualan’

409
Petugas Satpol PP saat mengintrogasi beberapa orang PSK yang terjaring razia

Cimanggis | jurnaldepok.id
Sebanyak 11 orang pekerja seks komersial (PSK) terjaring dalam operasi senyap yang dilakukan pada Kamis (24/5) dini hari oleh petugas Satpol PP Kota Depok. Mereka diamankan di Jalan Raya Bogor dan Dewi Sartika. Selain itu anak Jalanan (anjal) sebanyak dua orang, dan minuman beralkohol berbagai jenis juga tak luput dari razia.

Kabid Tranmastibum dan Pamwal, Satpol PP Kota Depok, Kusumo mengatakan berbagai jenis minuman disita seperti Bintang 3 botol, Gilbey’s 3 botol, Guines 8 botol, Kamput 11 botol, Angker bir 21 botol, Whisky 2 botol, Chivas Regal 1 botol.

“Jumlah total semuanya ada 51 botol, ada juga CIU 2 ember,” ujarnya.

Ia menambahkan jika operasi dilakukan dalam rangka Bulan Ramadhan. Hal ini dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Depok.

“Semua kami data, dan kami panggil orangtua mereka,” katanya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menyentuh minuman keras. Apalagi sudah ada beberapa kasus dimana karena miras banyak yang meninggal dunia.

“Para orangtua juga diminta mengawasi anak-anak nya yang sudah menginjak remaja, agar tidak terjerumus ke dalam penyakit masyarakat seperti ini,” katanya.

Sebelumnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok juga kembali mendapatkan ratusan botol minuman keras yang dijual di beberapa titik di wilayah Depok.

“Razia miras kami lakukan dengan menerjunkan tim terpadu yang kami gelar pada Jumat dan Sabtu kemarin. Razia kami gelar hingga Minggu dinihari,” ujar Yayan Arianto, Kasatpol PP Kota Depok, kemarin.

Dari hasil razia itu, Satpol PP berhasil menyita 242 botol miras dari tujuh titik razia di wilayah Depok.

“Di Jalan Raya Citayam kami dapat 100 botol, Raya Bogor 14 botol, Raya Abd Gani 53 botol, Raya Gas Alam 5 botol, tukang jamu rangkapan 5 botol, tukang jamu Bojongsari 6 botol dan di Jalan Srikaya sebanyak 59 botol,” paparnya.

Yayan menyayangkan, bulan suci ramadhan ini dinodai dengan masih dijualnya minuman keras secara bebas di wilayah Depok.

“Tentu akan terus kami lakukan razia minuman keras ini, kami tidak akan berhenti sampai di sini,” terangnya. nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here