KPU Antisipasi Debat Ricuh Lagi

199
Suasana debat Pilgub Jabar di putaran kedua yang begrlangsung di Balairung Universitas Indonesia beberapa waktu lalu

Margonda | jurnaldepok.id
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengundang empat paslon (pasangan calon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat guna mendiskusikan pelaksanaan debat terakhir yang rencananya digelar pada 22 Juni mendatang di Bandung.

Ia menjelaskan, pengalaman debat publik kedua yang terjadi beberapa waktu lalu di UI menjadi pelajaran di mana semangat kebersamaan tak tergoyahkan.

“Saya merasa tenang, karena konsep wisata politik masih relevan,” katanya.

Dalam debat terakhir mendatang, pihaknya akan merancang aturan secara lengkap dan meminta paslon mematuhi aturan tersebut.

Terkait sanksi administratif yang akan diberikan kepda paslon nomor 3 terkait debat ke dua yang ricuh, ia mengaku, hingga saat ini pihaknya belum mendapat rekomendasi dari Bawaslu.

” Kalau sanksi administrasi terkait debat ke dua, kami belum dapat rekomendasi ya,” tutupnya.

Sementara itu beberapa perwakilan paslon memberikan masukan terhadap KPU untuk pelaksanaan debat berikutnya. Dua palson yang terlibat perselisihan pada debat sebelumnya, yakni TB Hasanuddin-Anton Charliyan dan Sudrajat-Ahmad Syaikhu sepakat untuk tidak akan keluar dari tema debat.

‘Kalau saya dengan Pak Sudrajat sudah tidak ada apa-apa lagi, karena beliau merupakan senior saya. Tapi mungkin di akar rumput atau di tingkat bawah ini yang mungkin masih bisa tersulut. Diharapkan semua pihak perlu bijak bersikap, karena persuadaraan itu lebih penting dari hanya sekedar urusan dunia,” kata Anton Charliyan, calon wakil gubernur nomor urut 2.

Dirinya juga mengimbau agar KPU harus benar-benar memerhatikan kondisi lokasi debat. Hal tersebut dikarenakan pada debat yang digeladr di UI lalu, menurutnya ruangan terlalu panas karena kurangnya pendingin.

“Sudah panas, banyak keluhan juga mengenai pendukung yang tidak dapat membawa air minum ke dalam,” ungkapnya.

Sementara itu calon gubernur Jawa Barat dari Tim Asyik, Ahmad Syaikhu berharap agar KPU hendaknya memperjelas aturan debat putaran tiga nanti.

“Kami harap KPU perjelas aturan pada debat putaran 3 nanti agar tidak timbul multi tafsir di masyarakat,” ujar Syaikhu.

Selain membahas seputaran debat kandidat, pertemuan tersebut juga membahas penayangan iklan kampanye yang akan di publikasikan KPU pada tanggal 10 juni dan berakhir 23 juni.

Pertemuan di akhir dengan penandatanganan perjanjian yang berisi, agar tetap menjadi kekondusifan debat, kampanye, tanpa ada provokasi antar paslon.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here