Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara

135
Bos First Travel seusai menjalani persidangan di PN Depok

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Tiga terdakwa kasus penipuan biro perjalanan umroh First Travel Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan harus bersiap menghabiskan sisa umurnya selama puluhan tahun di dalam penjara. Pasalnya, jaksa penuntut umum menuntut para terdakwa dengan hukuman yang cukup berat. Untuk pasangan suami istri Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan dituntut 20 tahun penjara. Sedangkan Kiki Hasibuan dituntut 18 tahun penjara.

“Menjatuhkan pidana selama 20 tahun penjara dikurangkan masa tahanan dengan perintah tetap ditahan dan denda Rp10 miliar subsider 1 tahun empat bulan kurungan,” kata JPU Heri Jerman dalam pembacaan gugatan, di Pengadilan Negeri Depok, kemarin.

Sementara itu, Siti Nuraida alias Kiki Hasibuan dituntut dengan hukuman 18 tahun penjara.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 18 tahun penjara dan denda sebesar Rp5 milyar subsidier satu tahun,” tambahnya.

Sebelumnya pada sidang perdana 19 Februari 2018 lalu, jaksa mendakwa ketiganya melakukan penipuan, penggelapan dana, dan pencucian uang calon jemaah umrah. Jaksa mendakwa mereka melanggar Pasal 378 KUHP, 372 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 dan juncto pasal 64, serta Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Menurut jaksa, ketiga terdakwa menimbulkan kerugian hingga Rp905,3 miliar. Uang sebanyak itu merupakan akumulasi dari dana yang disetorkan calon jemaah sebesar Rp14,3 juta per orang. Korban penipuan yang dicatat Jaksa dalam kasus ini mencapai 63.310 orang.

Mendengar tuntutan terdakwa, korban yang merasa geram tetap menginginkan uangnya kembali. Menurut korban, hukuman di dalam penjara saja tidak cukup. Ketiga terdakwa harus mengembalikan uang jamaah yang sudah disetor ke Andika cs.

“Bagaimana pun juga dan caranya seperti apa, uang jamaah harus dikembalikan. Kami menuntut mereka harus mengembalikan uang jamaah, kasian kan mereka kumpulkan uang buat ibadah, tapi dipake mereka untuk foya-foya. Bahkan ada jamaah yang sampai meninggal dunia menunggu diberangkatkan umroh yang tak kunjung datang,” kata pengacara korban First Travel Luhfi Yazid.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here