Mayat Bayi Di Pinggir Setu Bojongsari

168
ilustrasi

Bojongsari | jurnaldepok.id
Sesosok mayat bayi yang sudah membusuk ditemukan tergeletak di sekitar Setu Bojongsari RT 04 RW 14 Bojongsari. Saat ditemukan kondisi mayat bayi malang tersebut sangat memprihatinkan.

Penemuan mayat bayi tersebut awalnya diketahui seorang tukang rumput ketika hendak membabat rumput. Kejadian diperkirakan pukul 10.30 WIB, saat ditemukan mayat bayi terbusuk dalam kantong plastik.

Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Bojongsari, Aiptu Endang mengatakan bungkusan plastik hitam berisi jasad bayi ditemukan oleh tukang pencari rumput saat sedang memotong rumput di sekitar Setu Bojongsari.

“Jenis kelamin masih belum diketahui. Hal ini dikarenakan kondisi jasad bayi yang sudah rusak sehingga sulit dikenali. Diperkirakan mayat bayi tersebut berada di lokasi sudah empat hari,” tuturnya.

Penemuan mayat bayi tersebut pun membuat warga heboh. Masyarakat yang penasaran mendatangi lokasi kejadian.

“Lokasi disterilkan dari kumpulan massa. Bayi dibawa tim Inafis Polresta Depok untuk diidentifikasi,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo mengatakan pihaknya sudah mengamankan lokasi dari kerumunan massa.

“Situasi di sekitar lokasi awalnya dikerumuni massa yang penasaran ingin melihat dari dekat penemuan sosok bayi belum diketahui jenis kelaminya ini. Setelah diperiksa identifikasi, jenasah bayi dibawa ke RS Polri Kramat Jati,” pungkasnya.

Kasus terhadap bayi bukan kali ini saja terjadi. Pada Jumat lalu (27/4) seorang wanita berinisial JM nekat menculik bayi bernama Aditya di kawasan Sukmajaya. Ketika itu orangtua Aditya meninggalkan anaknya di dalam rumah saat belanja ke warung. Beruntung hanya hitungan hari, pelaku berhasil ditangkap pihak kepolisian.

Kemudian pada Rabu (2/5) sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di pinggir rumah warga di Jalan Gurame Pancoran Mas. Seorang pemulung yang mengira sebuah kardus berisi barang bekas ternyata kaget saat melihat di dalam kardus terdapat bayi yang diperkirakan baru lahir. Hal ini lantaran masih ada tali pusar yang menempel di tubuh bayi. Saat ini bayi tersebut sudah mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Bakti Yuda.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here