Elpiji 3 Kg Dijamin Aman

225
Walikota Depok saat meresmikanKoperasi Hiswana Migas Depok dan Sosialisasi Penggunaan Bright Gas LPG 5,5 kg

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Ketua Penasehat Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Depok, HM Athar Susanto menjamin ketersediaan gas elpiji 3kg aman jelang bulan suci ramadhan.

“Kami pastikan stok gas elpiji 3kg jelang bulan puasa dan Idul Fitri tetap aman. Meskipun Kota Depok itu menjadi tujuan wisata, namun biasanya pada saat puasa dan lebaran banyak yang pulang kampung,” ujarnya usai peresmian Koperasi Hiswana Migas Depok dan Sosialisasi Penggunaan Bright Gas LPG 5,5 kg kepada masyarakat dalam rangka menyambut HUT Kota Depok ke-19, Rabu (19/4).

Ia menambahkan, bahwa kebutuhan secara normal gas elpiji 3kg di Kota Depok sebanyak 1 juta 425 ribu tabung per bulan yang didistribusikan pada 600 pangkalan. Untuk menghadapi bulan suci ramadan pihaknya akan menambah pasokan sebanyak 10 persen dari kebutuhan normal.

Dengan jumlah tersebut, dirinya yakin penambahan pasokan akan memenuhi kebutuhan gas elpiji ukuran 3kg maupun untuk premium.

“Sebenarnya, untuk gas elpiji ukuran 3kg adalah untuk kebutuhan UMK atau subsidi. Sementara, saat ini terdata di Depok sebanyak 1,6 juta kepala keluarga. Ke depan, kami ingin memastikan siapa saja yang berhak menerima subsidi. Sebab, kategori miskin dan kaya terkadang juga bisa berubah. Harapannya, subsidi ini bisa tepat sasaran,”paparnya.

Tak hanya itu, Athar juga memastikan tidak ada kenaikan harga pada gas elpiji 3kg di saat jelang puasa dan lebaran. Hanya saja, dirinya menyebutkan bahwa kenaikan harga kerap kali dijumpai di tingkat pedagang.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kota Depok untuk mengeluarkan surat edaran agar tidak menaikkan harga jelang puasa dan lebaran. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan operasi pasar.

“Kami tidak menaikkan, terjadang kenaikan harga gas elpiji 3kg biasa ada di tingkat pedagang,”jelasnya.

Dirinya menyebutkan, sejak dua tahun lalu pihaknya mensosialisasikan penggunaan bright gas 5,5 kg. Bahkan, Pemkot Depok juga sudah mewajibkan para ASN untuk menggunakan bright gas 5,5 kg yang biasanya harganya Rp 60 ribu dan di tingkat pedagang Rp 70 ribu.

“Nanti pada 27 April 2018 akan ada penukaran dari gas elpiji 3kg ke bright gas 5,5 kg di balaikota bertepatan dengan HUT Kota Depok. Penukaran tersebut ditujukan bagi ASN dan masyarakat umum. Sampai saat ini, masyarakat sudah banyak yang beralih ke bright gas dan Pertamina menyediakannya,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here