Jalan Dipagar, Nihil Progres

150
Kondisi terakhir akses jalan menuju Kantor Kecamatan Limo yang dipagar

Limo | jurnaldepok.id
Sudah lebih dari sepekan aksi penutupan akses jalan Kantor Kecamatan Limo berlangsung namun hingga saat ini belum juga ada kejelasan kapan pemagaran jalan menuju Kantor pelayanan masyarakat itu akan dibuka.

Kepada Jurnal Depok pemilik lahan akses Kantor Kecamatan Limo Suganda menegaskan tidak akan membuka pagar yang dipasang pada tanggal 11 April silam sebelum ada kejelasan progres penanganan polemik itu oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Selama tidak ada kejelasan dari Pemerintah Kota Depok, kami tidak akan membuka pagar yang kami bangun diatas lahan kami itu, ” ujar Suganda.

Dia menambahkan keputusan untuk melakukan pemagaran terhadap akses jalan Kantor Kecamatan merupakan akumulasi kekecewaan terhadap Pemerintah Kota Depok yang tak pernah menindak lanjuti permintaan pihaknya untuk menyelesaikan permasalahan lahan tersebut.

“Asal masyarakat tahu, kami sudah lama melaporkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan meminta untuk menyelesaikan permasalahan lahan kami yang dipakai selama 28 tahun untuk jalan dan sebelumnya kamipun telah beberapa kali melakukan aksi serupa namun seperti yang anda lihat sampai sekarang tidak ada juga kepastian yang kami dapatkan oleh sebab itu kami tegaskan bahwa selama belum ada penyelesaian kami tidak akan pernah membuka pagar itu, ” tegas Suganda.

Selain menginginkan penyelesaian soal lahan miliknya yang telah digunakan selama 28 untuk jalan Kantor Kecamatan, dirinya juga berharap agar masyarakat tidak berpikiran bahwa pihaknya melanggar aturan lantaran menghambat pelayanan umum.

“Kami terpaksa mengambil sikap ini karena memang pemerintah tidak sigap dan terkesan mengabaikan ini terbukti dengan beberapa kali pertemuan musyawarah namun hasilnya nihil, ” terang Suganda.

Pantauan Jurnal Depok dilokasi kemarin melihat pagar penutup jalan menuju Kantor Kecamatan Limo masih berdiri kokoh dan belum ada tanda tanda akan ada pembongkaran coran pagar yang melintang ditengah jalan meskipun pada sehari setelah pemagaran Pemerintah Kota (Depok) melalui Camat Limo Herry Restu Gumelar telah melayangkan Somasi kepada Suganda yang intinya memberi tenggat waktu 1×24 kepada Suganda untuk membongkar pagar tersebut. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here