Pemagar Jalan Disomasi

332
Mobil Camat Limo terpaksa diparkir di pinggir jalan lantaran akses menuju kantor kecamatan ditutup permanen

Limo | jurnaldepok.id
Aksi penutupan akses jalan menuju Kantor Kecamatan Limo oleh Suganda, selaku pemilik Town House Grand Limo Residence membuat gerah Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan langsung melayangkan surat Somasi kepada Suganda untuk segera membuka pagar penutup jalan agar tidak mengganggu pelayanan umum.

Surat somasi dari Pemerintah Kota Depok yang ditanda tangani oleh Camat Limo, Herry Restu Gumelar diterima oleh Suganda pada Rabu (11/4), yang intinya Pemerintah Kota Depok memberi tenggat waktu 1×24 jam untuk membuka pagar penutup jalan yang dibuat oleh Suganda.

Namun hingga Kamis Sore (12/4), ternyata pihak Suganda tidak juga melakukan pembongkaran pagar alias tidak mematuhi somasi yang dilayabgkan oleh Pemkot Depok hal ini dapat dilihat saat Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Depok Elly Farida hendak menghadiri acara pembinaan program Kota Sehat di aula Kantor Kecamatan Limo terpaksa harus jalan kaki sejauh puluhan meter lantaran mobil yang digunakan tidak bisa masuk halaman Kantor Kecamatan.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Suganda mengatakan tidak akan membongkar pagar yang telah dibangun pada Selasa malam (10/4) bahkan kata dia pihaknya akan melaporkan ke pihak berwajib siapapun yang membongkar pagar tersebut tanpa seizin dirinya.

“Saya mendapat surat somasi dari Pemkot yang ditanda tangani oleh Camat Limo, tapi saya enggak ngerti dasar hukum dari somasi itu karena saya membangun pagar diatas lahan milik saya sendiri, ” ujar Suganda kepada Jurnal Depok kemarin.

Dia menambahkan selain melakukan aksi pemagaran, pihaknya juga telah melaporkan prihal penggunaan lahan miliknya oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok ke Ombudsman, Mabes Polri dan Komnas Ham guna menuntut keadilan atas polemik lahan miliknya yang tak kunjung selesai.

“Ya saya sudah melaporkan permasalahan ini ke Mabes Polri, Ombudsman dan Komnas Ham dan kita tunggu saja tindak lanjutnya, ” kata Suganda yang juga merupakan salah satu anggota Tim Kodekteran Kepresidenan.

Melihat perkembangan kasus penutupan akses jalan menuju Kantor Kecamatan Limo yang belum menemui titik terang bahkan cenderung makin semrawut dapat dipastikan akan menghambat kelancaran pelayanan masyarakat oleh karenanya sejumlah kalangan berharap agar Pemerintah Kota Depok atau Dinas terkait segera menyelesaikan permasalahan ini agar pelayanan kembali lancar. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here