Pompa PDAM Tersumbat Lumpur

173
Ee Sulaiman

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Lantaran hujan lebat yang terjadi Sabtu (7/4) siang hingga malam, Pompa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok tersumbat lumpur.

“Hujan menyebabkan air Kali Ciliwung meluap dan material lumpur menutup bak pompa air baku Instalasi Pengolahan Air (IPA) Legong Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya,” ujar Ee Sulaiman, Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Minggu (8/4).

Alhasil, kata dia, menyebabkan kekeruhan air baku yang sangat tinggi diatas 3000 NTU (maksimal yang dapat diproduksi 600-1000 NTU ). Akibatnya, IPA tidak dapat berproduksi.

Dijelaskannya, sejak pukul 02.30 WIB, pengaliran air kepada sebanyak 45.000 pelanggan di wilayah Kecamatan Sukmajaya, Cilodong, Tapos dan Ciamanggis terhenti.

“Saat ini petugas sedang melakukan persiapan membersihkan endapan lumpur. Normalnya kembali pengaliran belum dapat diperkirakan. Hal itu menunggu penurunan debit air dan penurunan tingkat kekeruhan air di bawah 1000 NTU (Nephelometric Turbidity Unit). Kami minta maaf atas ketidaknyamanan pelayanan ini,” paparnya.

Sambil menunggu IPA berproduksi kembali, sambungnya, PDAM akan mensuplai air kepada pelanggan melalui tiga mobil tanki. Namun karena keterbatas armada, tidak semua pelanggan mendapatkan pelayanan dengan mobil tanki

Lebih lanjut ia mengatakan, sebagian besar sistem intake air baku di Indonesia menempel di tepi sungai sehingga sangat berpotensi terganggu apabila debit sungai banjir dan meluap. Untuk mengubah sistem tersebut diperlukan bendungan dan danau yang besar untuk menapung air dari sungai dan berfungsi juga mengendapkan lumpur sebelum air diolah.

“Sementara sumber air baku di setu Kota Depok mempunyai debit air yang tidak memadai sebagai sumber air baku PDAM, terutama pada musim kemarau hanya di bawah 20 liter/detik. Sementara kebutuhan air baku kita saat ini di IPA Citayam 360 liter/detik dan IPA Legong 620 liter/detik,” terangnya.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya sedanag menyelesaikan pembangunan bak penampung air bersih sebesar 4.000 m3 untuk dapat menambah pasokan lagi.

“Kami memerlukan lahan yang lebih luas, Insha Allah ke depan akan menjadikan program prioritas,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here