Jual Miras, Toko Jamu Dirusak

343
Dua orang anggota polisi ketika melakukan olah TKP pengrusakan toko jamu

Cipayung | jurnaldepok.id
Kesal dengan banyaknya korban berjatuhan karena miras oplosan, warga merusak sebuah toko penjual jamu yang berlokasi di Jalan Raya Cipayung RT 02 RW 02 Kelurahan Cipayung Kecamatan Cipayung. Peristiwa tersebut diperkirakan pukul 11.15 WIB, Rabu (4/4).

“Peristiwa terjadi saat toko jamu itu tutup atau kosong. Kemudian massa yang diduga habis menguburkan jenazah yang meninggal diduga akibat miras merusak toko. Diperkirakan ada 30 orang,” kata Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Wowor.

Ia menerangkan jika massa datang dari arah Jalan Raya Pitara ke arah Jembatan Serong. Namun massa memutar arah dan putar balik ke arah Jalan Pitara.

“Kemudian berhenti di toko jamu tersebut. Massa melakukan pengerusakan toko dengan cara menjebol pintu rolingdoor dan merusak isi dalam toko jamu,” terangnya.

Dirinya memaparkan massa ketika itu mengggunakan tiga mobil yakni angkutan kota (angkot), mobil jenazah, dan kendaraan sepeda motor yang berjumlah sekitar 15 unit.

“Barang barang yang dirusak antara lain meja, TV, kursi, botol, pintu rolingdoor dan jamu-jamu sachet,” paparnya.

Sebelumnya enam orang tewas pada hari Selasa (3/4). Kemudian disusul dua orang yang tewas pada Rabu (4/4). Keenam orang yang tewas pada Selasa lalu meminum miras oplosan yang dibeli dari sebuah toko berkedok warung jamu yang ada di Jalan Akses UI, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

Mujailani, paman korban yang bernama Imron mengatakan keluarga tidak ada yang mengetahui kalau keponakannya meregang nyawa setelah menenggak minuman keras.

“Keluarga aja nggak tau, tiba tiba tadi malem temen temennya pada dateng bilang katanya Imron dirawat,” katanya.

Imron langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun nyawanya tak tertolong lantaran sudah kritis di ruang ICU.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here