Adik Bos Travel Ogah jadi Saksi

95
Suasana sidang kasus biro perjalanan umroh First Travel di PN Depok

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Tiga bos First Travel (FT) yakni Andika Surachman, Anniesa dan Kiki Hasibuan kembali menjalani sidang lanjutan kasus perkara penipuan uang calon jamaah First Travel, di Pengadilan Negeri (PN), Depok.

Kali ini sidang menghadirkan para saksi antara lain mantan karyawan hingga kerabat terdakwa. Salah satunya saksi bernama Agus Junaidi. Agus merupakan adik kandung dari salah satu terdakwa yakni Andika Surachman.

Hal ini diketahui ketika Hakim Ketua, Sobandi menanyakan status saksi bernama Agus Junaidi dan mempertanyakan keterkaitan hubungan keluarga. Agus mengakui jika dirinya adik kandung Direktur Utama First Travel, Andika Surachman.

“Saya ada hubungan keluarga yaitu, Adik Kandung dari Andika Surachman yang mulia,” ungkapnya.

Setelah itu hakim ketua memastikan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) bahwa saksi sebagai adik kandung terdakwa memiliki hak untuk mengundurkan diri atau melanjutkan jalanya sidang. Kemudian hakim mempertanyakan hak itu kepada saksi.

“Apakah saudara saksi mau lanjut atau mengundurkan diri dari persidangan,” tanya hakim ketua.

“Saya mengundurkan diri saja yang mulia,” jawab Agus.

Usai mendengar jawaban saksi Agus, dirinya dipersilahkan keluar meninggalkan ruang sidang. Dengan langkah cepat dirinya menolak untuk diwawancarai oleh para awak media.

Dalam persidangan, pihak JPU menghadirkan 12 dari 17 orang saksi. Para saksi tersebut berasal dari mantan karyawan First Travel dan Vendor.

Sementara itu saksi dari kalangan selebritis yakni Syahrini akan dihadirkan pada Senin (2/4). Dirinya menjadi saksi lantaran dijadikan endorse oleh First Travel untuk mempromosikan travel tersebut ke masyarakat.

Dalam persidangan sebelumnya terkuak, First Travel merogoh kocek fantastis untuk mengendorse Syahrini. Biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 1 miliar. Hal itu diungkap mantan karyawan First Travel,
Regiana Azahra.

“Syahrini dibiayai Rp 1 miliar, almarhumah Jupe Rp 400 juta, Ria Irawan Rp 200 juta, Vicky Shu Rp 108 juta, dan Merry Putrian Rp 54 juta. Dana yang digelontorkan untuk promosi itu mencapai Rp 1,7 miliar,” ungkapnya.

Regiana kembali menjelaskan, Syahrini berangkat bersama 11 orang dengan fasilitas gratis 6 tiket bisnis dan 12 paket umroh, dengan nilai total mencapai Rp 1 miliar.

Dalam dakwaan, tiga bos Firs Travel itu dinyatakan bersalah karena telah melakukan penipuan atau penggelapan dana perjalanan umrah 63.310 anggota calon jemaah yang hendak menggunakan jasa biro perjalanan mereka. Ketiga orang itu dianggap menggunakan dana calon jemaah Rp 905 miliar.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here