Cak Imin Didukung Kiai jadi Cawapres

118
Cak Imin ketika menerima dukungan dari Forum Kiai untuk menjadi Cawapres

Limo | jurnaldepok.id
Forum Silaturahmi Kyai Jakarta-Depok menggelar deklarasi untuk mendukung Muhaimin Iskandar untuk maju dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019. Deklarasi digelar di Pondok Pesantren Almanar Azhari, Jalan Limo Raya, Depok. Dalam forum tersebut sedikitnya ada sekitar 29 kyai Jakarta dan Depok yang mendukung Cak Imin untuk maju sebagai calon wakil presiden.

Ada lima poin yang diajukan para kiai pada Cak Imin yang intinya menyebutkan bahwa pembangunan negara tidak hanya memperhatikan infrastruktur saja tetapi juga pembangunan manusianya.

“Sesungguhnya upaya mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia dengan menjadikan manusia berilmu di dalamnya telah dilakukan oleh pemimpin-pemimpin sebelumnya. Tapi kurang maksimal dalam menyeimbangkan antara ilmu pengetahuan dan agama. Oleh sebab itu melalui amanat ini mendorong pemerintah untuk menerapkan kebijakan program dan anggaran yang proporsional, terukur serta berkelanjutan antara semua lembaga pendidikan baik lembaga pendidikan formal maupun non formal seperti pesantren dan madrasah,” kata KH. Amir Mahmudin.

Ia menambahkan peran negara dalam perekonomian ditentukan dari sistem pengelolaan ekonomi yang digunakan. Keterpurukan ekonomi yang masih dirasakan kata dia saat ini tidak jauh dari peranan itu.

“Kedepan, penerima amanat ini melalui pencawapresan 2019 harus mampu memperjuangkan dan mewujudkan perekonomian yang adil dengan membuka akses pekerjaan dan usaha mandiri demi terwujudnya baldatun thoyyibah. Amanat ini merupakan bentuk kepercayaan kami kepada tokoh bangsa yang santri yaitu Muhaimin Iskandar,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Muhaimin mengatakan amanat yang diberikan padanya ini menjadi aspirasi yang sangat konkrit menyangkut pendidikan pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga kualitas karakter dan mental bangsa. Kemudian ini juga menyangkut kepentingan ekonomi umat Islam dimana akses terhadap ekonomi masih sangat terbatas.

“Tanpa mengurangi kekhawatiran terhadap ancaman konflik SARA, yang harus diatasi dengan cepat adalah faktor ekonomi terlebih dahulu. Kalau ekonomi beres maka ancaman itu tidak akan terjadi,” jelasnya.

Ia menambahkan amanah yang diberikan padanya ini akan menjadi program dan visi kerja dan menjadikan program dirinya sejak saat ini.

“Bukan hanya nanti ketika saya jadi capres tetapi sejak sekarang menjadi perjuangan saya dan teman-teman baik sendiri dan bersama pemerintah. Dengan pemerintah hari ini kita sudah push tapi jumlah di parlemen Cuma 47. Jadi harus minta kekuatan dan dukungan Presiden,” tandasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here