Syahrini Bisa Kena Sanksi

321
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Koordinator jaksa penuntut umum (JPU) Heri Jerman mengatakan, sejauh ini saksi dari kalangan yang dipanggil adalah Vicky Shu dan Syahrini. Vicky sudah memenuhi panggilan sebagai saksi hari ini namun Syahrini belum ada konfirmasi apapun mengenai kehadiran.

Ia menuturkan jika keterangan Syahrini sangat diperlukan untuk memperlancar terungkapnya kasus tersebut.

“Panggilan secara patut sudah kami layangkan kepada saudara Syahrini satu minggu yang lalu untuk hadir pada sidang hari Rabu ini. Ternyata sampai Rabu kemarin tidak ada konfirmasi apapun. Akan kita panggil lagi untuk Rabu yang akan datang. Kemudian jika tidak datang kita panggil lagi sampai tiga kali,” ujarnya kemarin.

Ia menegaskan jika sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan maka Syahrini dianggap telah melanggar hukum. Kalau sampai tiga kali mangkir, bisa saja dia dikenakan sanksi.

“Apabila tiga kali tidak datang berarti dia langgar UU karena sebagai saksi bukan hak tapi kewajiban. Berdasarkan pasal 224 KUHP dia bisa dipidana kalau tidak memenuhi kewajibannya sebagai saksi yaitu pidana 9 bulan,” tegasnya.

Ia menambahkan jika ketidakhadiran Syahrini karena kesibukannya sebagai artis. Kabar dari manajemen menyebutkan Syahrini sedang ada agenda syuting.

“Kabarnya lagi syuting, tapi apakah benar apa tidak kita belum konfirmasi,” tutupnya.

Sebelumnya artis Vicky Veranita Yudhasoka atau yang dikenal dengan nama Vicky Shu mendatangi kantor Pengadilan Negeri Kota Depok, Rabu (14/3). Kedatangannya sebagai saksi atas kasus penipuan bimbingan ibadah umroh First Travel yang melibatkan terdakwa yakni Andika Surachman, Anniesa dan Kiki Hasibuan.

Dalam keterangan nya, ia mengaku mengenal Anniesa dan pernah mengikuti ibadah umroh pada tahun 2015. Kemudian ditawari Anniesa untuk ikut umroh kembali tahun 2017. Di umroh kedua ini, Vicky tidak membayar namun diminta mempromosikan First Travel. Dirinya pun mengaku tidak mendapat bayaran atas pekerjaan tersebut.

“Saya nggak tahu waktu umroh kedua itu, FT lagi bermasalah. Waktu itu niatnya ibadah sambil kerja sekaligus bantu teman. Namun belakangan akhirnya tahu karena ramai di pemberitaan. Yang paling buat saya shock adalah banyak calon jamaah yang tidak jadi berangkat. Kok tega yaa, bisa ambil hak orang lain. Saya saja seribu perak pun tidak berani, kalau itu bukan hak saya,” tandasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here