Polres Tangkal Hoax

169

Margonda | jurnaldepok.id
Bagi siapa pun yang dengan sengaja menyebarkan berita hoax atau bohong kini akan mendapat sanksi hukum. Hal tersebut ditegaskan Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto.

“Hoax bisa memecah keutuhan bangsa. Deklarasi ini untuk mengkampanyekan kepada masyarakat agar melawan, memerangi dan memberantas berita hoax,” ujarnya kemarin.

Menurutnya saat ini hoax sudah menjadi virus. Jika tidak diberantas dapat berdampak negatif bagi keutuhan bangsa.

“Hoax juga memicu adanya tindakan pidana, kejahatan maupun konflik komunitas dan konflik kelompok. Hal ini merupakan langkah yang kita lakukan untuk mengurangi dan mencegah hoax,” ungkapnya.

Dirinya mengimbau agar masyarakat lebih arif dan bijaksana dalam menggunakan medis sosial. Karena hoax merupakan sebuah konstruksi tindak pidana.

“Siapapun yang menyebarkan baik secara konvensional dan melalui sosial media secara aturan hukumnya ada sanksi berupa KUHP dan UU ITE,” paparnya.

Ia kembali menegaskan bahwa kepolisian konsisten melakukan tindakan hukum terhadap pelaku penyebar berita hoax. Bahkan saat ini Polresta Depok memiliki tim khusus bernama cyber troops yang menangani persoalan ini.

“Kami ingatkan pada seluruh masyarakat untuk menghindari hoax dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Cek terlebih dahulu kebenaran segala informasi yang ada, ” tutupnya.

Sementara itu Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menambahkan pihaknya sepakat untuk menghindari berita hoax. Dengan deklarasi itu diharapkan semua elemen bisa meberantas terjadinya berita hoax.

“Penyebar hoax itu kan memberikan informasi nggak valid. Ini cenderung memecah belah bangsa. Oleh karena itu kami bersepakat untuk melawan hoax,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Polresta Depok bersama Forkopimda juga memusnahkan barang bukti kejahatan narkoba selama kurun waktu dua bulan.

“Pemusnahan 31 kg ganja hasil penanganan kasus 2 bulan terakhir ini. Ini didapat dari dua tersangka,” kata Kapolres Depok.

Ia merinci 31 kg itu terdiri dari 15 kg ganja dari tersangka Aay Nuryadiyah,11 kg ganja dari tersangka Aldiansyah dan 5 kg ganja temuan masyarakat yang diserahkan ke Polsek Pancoran Mas.

“Berdasarkan amanah Undang-Undang, barang bukti kasus narkoba ini harus dituntaskan,” tandasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here