Nenek Yang Dipukul Martil Wafat

397

Beji | jurnaldepok.id
Korban kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Kartini (70) akhirnya menghembuskan nafas terakhir usai kepalanya dipukul dengan palu oleh suaminya sendiri FP (83).

Pasangan lanjut usia tersebut sebelumnya kerap bertengkar. Hingga puncaknya pada Rabu (24/1) FP gelap mata menganiaya Kartini menggunakan palu hingga korban tak sadarkan diri dan dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta.

“Korban atas nama Kartini (70) meninggal dunia di Rumah Sakit Polri karena luka di kepala yang sangat parah,” ujar Kanit PPA Polresta Depok Ipda Nurul Kamilawati kemarin.

Ia memaparkan luka yang dialami korban antara lain patah tulang jari manis dan jari tengah sebelah kiri, 38 jahitan pada kepala, pendarahan pada kepala dan retak pada tempurung kepala belakang dan kiri atas.

“Jenazah meninggal hari Sabtu (27/1) dan dilakukan otopsi, ” tambahnya.

Sebelumnya pihaknya menerima laporan bahwa telah terjadi KDRT yang dilakukan pelaku FP kepada korban di rumahnya yang berlokasi di Jalan H Muslih No. 43 Rt. 5/2 Kelurahan Beji Kecamatan Beji.

“Mereka cekcok mulut, kemudian pelaku memukul korban menggunakan tangan kosong selanjutnya mengambil palu dan memukulkan palu tersebut ke arah kepala korban. Anaknya yang bernama Maya yang melihat langsung melerai dan membawa korban ke Rumah Sakit GPI,” katanya.

Usai memukul korban, pelaku mencoba bunuh diri. Pelaku nekat mengambil pisau dan menusukkan nya ke perut pelaku.

“Dia menusukan pisau ke arah ulu hatinya. Mendengar ada keributan, anggota Reskrim Polsek Beji langsung ke TKP guna mengamankan pelaku dan membawa nya ke Puskesmas Beji untuk mendapatkan pengobatan,” jelasnya.

Ia menambahkan berdasarkan keterangan anak pelaku dan korban, pasangan lanjut usia itu memang kerap bertengkar.

“Pelaku sudah sering melakukan KDRT namun tidak dilaporkan kepada pihak berwajib,” tandasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here