Pelaku LGBT Diperiksa Kesehatan

154
Dua orang pelaku LGBT saat menjalani pemeriksaan kesehatan di Mapolresta Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Dua pria pelaku penyimpangan seksual dan penyebaran video asusila hubungan sejenis, kemarin menjalani pemeriksaan kesehatan. Secara umum kesehatan kedua nya dalam kondisi baik. Pemeriksaan juga dilakukan guna mengetahui apakah pelaku mengidap penyakit menular atau tidak.

“Sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan secara general kepada kedua pelaku. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan yang lain terkait penyakit HIV. Jika pun nanti hasilnya pelaku mengidap, maka akan dipisahkan dengan tahanan lain,” ujar Kanit Krimsus Polresta Depok AKP Firdaus kemarin.

Ia mengungkapkan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap kedua pelaku meliputi pemeriksaan tekanan darah dan kesehatan secara umum lainnya.

“Hasilnya tidak ada masalah. Kedua pelaku juga mengungkapkan tidak memiliki riwayat penyakit menular. Meski demikian kami tetap lakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” ungkapnya.

Dirinya memaparkan pemeriksaan VCT (Voluntary Conseuling dan Testing) dilakukan untuk mengetahui apakah pelaku memiliki penyakit HIV, mengingat dari penyimpangan seksual yang dialami nya.

“VCT dilakukan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, hasilnya bisa keluar 1×24 jam. Jika nanti positif HIV akan dipisahkan dengan tersangka lain,” tutupnya.

Sebelumnya kedua pelaku yakni RS dan MS dibekuk petugas Polresta Depok di sebuah tempat kebugaran di Jalan Sawangan Kelurahan Rangkapan Jaya Kecamatan Pancoran Mas Depok. Pelaku diduga melakukan hubungan sejenis.

Bahkan pelaku RS menyebarluaskan video adegan mesum nya melalui akun twitter pribadinya. Keduanya terjerat undang-undang pornografi dan transaksi elektronik dengan ancaman di atas lima tahun, sedangkan untuk pornografi bisa maksimal 12 tahun penjara.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here