Identitas Peremas Payudara Diketahui

208
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Polresta Depok membentuk tim khusus guna menangkap pelaku peremas payudara yang meresahkan kaum hawa belakangan ini. Tim khusus tersebut terdiri dari Tim Srikandi dan Jatanras Polresta Depok.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana mengatakan hingga saat ini pihaknya fokus mengejar pelaku, yang diduga pelaku tunggal.

“Kami sudah bentuk tim khusus penyelidikan. Polisi juga sudah melakukan oleh TKP dan sudah juga meminta keterangan korban. Termasuk saksi lain di sekitar TKP,” ujar Putu kemarin.

Ia menambahkan pihaknya telah mengumpulkan sejumlah alat bukti untuk menunjang keterangan saksi.

“Dari keterangan saksi, korban dan bukti, telah dikantongi identitas terduga pelaku. Tim masih melakukan pengejaran di lapangan,” ungkapnya.

Putu menuturkan kondisi korban kini mulai berangsur membaik. Sebelumnya, setelah kejadian korban jua sempat mengalami shock.

“Alhamdulillah sehari setelah kejadian sudah bisa dimintai keterangan dan itu sangat membantu untuk memberikan gambaran pelaku pelecehan seksual tersebut,” tutur Putu.

Dirinya mengatakan nantinya setelah pelaku tertangkap, pihaknya akan melakukan pengembangan terkait motif yang dilakukan pelaku.

“Berdasarkan keterangan dari saksi dan korban, terduga pelaku tunggal, namun nantinya akan kami kembangkan,” katanya.

Mengenai beberapa kejadian pelecehan seksual lain yang dilakukan pengendara motor, pihaknya memastikan akan didalami keterkaitan setelah pelaku ini tertangkap.

“Akan dikembangkan nantinya apakah pelaku terkait dengan kasus lain,” tandasnya.

Sebelumnya tersebar video pelaku yang mengendarai sepeda motor tampak meraba payudara wanita ketika korban berjalan di gang sempit di Jalan Kuningan, Beji Depok. Korban pun sudah melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.

Kejadian terekam CCTV di sekitar lokasi. Dalam rekaman terlihat pengendara motor datang dari arah belakang korban. Dia langsung meremas payudara korban. Kemudian pelakunya melarikan diri ke arah Jalan Raya Margonda.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here