Peremas Payudara Diburu

647
ilustrasi

Beji | jurnaldepok.id
Pihak kepolisian masih terus berupaya mengejar pelaku tindakan peremas payudara. Sebelumnya tersebar video pelaku yang mengendarai sepeda motor tampak meraba payudara wanita ketika korban berjalan di gang sempit di Jalan Kuningan, Beji Depok. Korban pun sudah melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.

Kasatreskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana mengatakan anggotanya sudah melakukan pemeriksaan saksi dan melakukan olah TKP.

“Tim lapangan sedang mengejar pelaku berdasarkan bukti CCTV. Kami temui dan ajak korban untuk membuat laporan polisi,” ujarnya.

Terungkapnya kasus ini bermula saat seorang warga memposting di akun sosial media. Korban bernama Amanda (22). Dia menjadi korban pemerasan payudara yang dilakukan seorang pengendara motor.

Kejadian terekam CCTV di sekitar lokasi. Dalam rekaman terlihat pengendara motor datang dari arah belakang korban. Dia langsung meremas payudara korban. Kemudian pelakunya melarikan diri ke arah Jalan Raya Margonda.

Ia memaparkan kejadian itu dialaminya saat dia sedang berjalan sendirian. “Kejadiannya di Gang Kuningan tepat di belakang Bank Mandiri. Saya cuma bisa teriak, badan gemetaran dan nangis. Saat itu memang sepi,

Saat itu dirinya hendak menuju Stasiun Pondok Cina. Dikatakan bahwa jalan yang dilalui adalah akses satu-satunya dari rumahnya menuju Jalan Raya Margonda. “Saya jalan sendiri sebelumnya sempat ada 3 siswa SMP jalan di depan saya. Saat mereka sudah belok tikungan, ada motor. Saya sudah sempet punya perasaan nggak enak
tapi saya cuek dan tetep jalan,” jelasnya.

Motor pelaku sempat berhenti di tikungan yang sempat dilalui dirinya. “Lama-lama dia jalan deketin saya, saya pikir dia mau tanya alamat kayak ojek online, tapi tau-tau tangan kiri dia ngeraba saya,” ungkapnya.

Pelaku kata dia tidak terlalu terlihat karena tertutup. Namun dia sempat mengingat bahwa pelaku berbadan gendut. “Pelakunya ngga begitu keliatan wajahnya karena dia pake masker dan helm. Tapi dia tinggi besar, gemuk pakai Vario B 3027 EAA,” tandasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here