BPN Kebut Pembebasan Lahan Tol

1091
ist

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok berupaya agar pembangunan dua tol yang melintasi daerahnya yakni Tol Cijago dan Desari bisa tercapai. Meski belum memasang target, namun pihaknya gencar melakukan proses pembebasan lahan.

Diakui Kasi Pengadaan Lahan BPN Kota Depok, Medy Lelengan, salah satu terhambatnya pembangunan karena pengadaan lahan di beberapa seksi yang masih belum maksimal.

Ia menerangkan proses pengadaan lahan yang terhambat juga lantaran ketidakcocokan warga dengan pengukuran yang dilakukan BPN Kota Depok.

“Misalnya permasalahannya klaim jalan lingkungan tapi itu sudah selesai, keputusannya tidak ada ganti rugi karena jalan lingkungan,” ungkapnya.

Ia menambahkan untuk pembebasan lahan pembangunan Tol Desari terdapat beberapa perkembangan.

“Saat ini pembebasan lahan yang mencapai 2.783 bidang dengan total 120 hektar, terbagi atas 3 seksi yakni Seksi I Kelurahan Pangkalanjati Baru dan Kelurahan Gandul dengan banyaknya bidang 565 bidang total 28,4 hektar,” paparnya.

Sedangkan untuk seksi II Kelurahan Krukut, Grogol dan Rangkepanjaya dengan jumlah bidang sebanyak 1.277 bidang dengan total luas 50,1 hektar, dan Seksi III Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Cipayung, dan Cipayung Jaya dengan banyaknya bidang 941 bidang total 42,2 hektar juga rampung dibebaskan.

Dirinya melanjutkan untuk Tol Cijago, dari perencanaan awal kurang lebih 4.330 bidang dengan total 136,14 hektar, yang juga terbagi atas tiga seksi yakni Seksi I Kelurahan Harjamukti, Sukatani, dan Cisalak Pasar dengan banyaknya bidang 1.064 bidang total 35,020 hektare.

Seksi II masuk di Kelurahan Cisalak, Baktijaya, Mekarjaya, Kemirimuka, dan Kukusan dengan banyaknya bidang 1.650 bidang total 5,4 hektar. Seksi III Kelurahan Tanah Baru, Krukut, Limo dan Cinangka dengan banyaknya bidang 1.616 bidang total 4,6 hektar juga masih dalam pengerjaan.

“Pembangunan Tol Cijago sudah masuk seksi III tapi masih ada 8 bidang di seksi II yang belum terbayar. Kami sedang melakukan proses pembayaran tersebut,” tutupnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here