Komunitas Magician Dimotivasi

251

Margonda | jurnaldepok.id
Sebagai seorang magician atau pesulap yang sudah go International, Demian Aditya menunjukkan kepeduliannya terhadap komunitas magician lokal. Salah satunya di komunitas Depok Magician, Demian uberbagi cerita kesuksesan sebuah magician.

Ia mengatakan magician muda sangat banyak di Indonesia. Jangan sampai generasi muda yang belajar menjadi seorang magician namun tidak tahu arti akan apa yang sedang dikerjakan. Artinya, butuh mentor untuk sekedar berbagi cerita atau pengalaman.

“Ada yang menyukai dunia sulap sebagai hobi, ada juga yang menekuni hingga menjadi sebuah profesi. Ada juga karena passion yang sudah mendarah daging, saya salah satunya. Untuk berbagi dengan magician lokal, saya menyukainya,” katanya.

Meski tidak berbagi soal trik sulap, namun Demian sharing pengalaman. Disinggung mengenai peran pemerintah kota terhadap magician lokal, Demian mengaku hingga saat ini belum terlihat. Ini tidak terjadi di Depok saja namun terjadi juga di beberapa kota. Sulap selain sebuah hiburan juga merupakan seni, ads trik didalamnya dan pesan moral yang disampaikan ke audience.

“Hal ini yang perlu dibenahi mereka juga butuh wadah. Paling tidak support dari pemerintah setempat karena jika mereka berlomba akan membawa nama daerahnya,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Depok Magician, Bawor mengatakan bahwa Demian adalah pembimbing di Depok Magician. Ada edukasi dalam tiap kunjungannya yang menjadi motivasi bagi anggota Depok Magician yang saat ini berjumlah 30 orang ini.

“Demian sebagai pembimbing, kunjungan pun tidak bisa dipastikan karena sibuk. Jadi begitu ada waktu kami banyak belajar darinya,” ujarnya.

Dirinya melanjutkan sebagai seorang magician harus tahu industri sulap seperti apa. Cara membawakan permainan seperti apa dan penyampaian ke audience.

Bawor juga mengakui ada beberapa anggota Depok Magician yang hidupnya dari sulap jadi bila dikatakan jadi mata pencaharian bisa saja. “Bisa menghasilkan jika dilalukan dengan serius,” ucapnya.

Terpisah, Wakil Ketua Depok Magician, Ricky Lie menuturkan hal yang sama. Peran pemerintah daerah sangat diperlukan, memberikan kontribusi ke magician-magician lokal. Ada beberapa anggota yang berlomba mewakili daerahnya tingka Asia, mewakili Indonesia dan tentunya Kota Depok.

“Ketika mereka berhasil di lomba se-Asia, di Depok tidak dapat apa-apa. Padahal dalam lomba, disebut menjadi salah satu magician yang diakui originalitasnya di Asia,” ungkapnya.

Keinginan tersendiri untuk Pemkot Depok adalah support, karena apapun yang dilakukan pasti bawa nama Kota Depok. Dalam sulap ada seni tari, seperti kabaret magic yang menggabungkan seni tari dalam sulap.

“Mengeluarkan koreografinya ketika performance. Kami berharap ada dukungan nyata dari pemerintah,” tandasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here