Marak Pungli Di Blok A

334

Cinere | jurnaldepok.id
Ketua Rt 08/06 Perumahan Blok A Kelurahan Cinere, Djoko Prakoso menyesalkan sikap pembiaran dari aparatur Pemerintahan dan penegak hukum terhadap aksi pungutan liar (Pungli) diareal Parkir Ruko Blok A Cinere.

Dikatakannya penarikan retribusi parkir dilahan Ruko Blok A merupakan aksi pungutan liar yang harus ditindak pasalnya kata dia pihak yang melakukan pungutan jasa perparkiran dikawasan itu tidak memiliki izin untuk menarik retribusi parkir.

“Kalau suatu kegiatan dilakukan tanpa ada izin operasional maka kegiatan itu sama dengan ilegal itu artinya pemungutan retribusi parkir di pelataran ruko Blok A Cinere merupakan pungutan liar karena pihak yang melakukan pungutan tidak memiliki izin resmi dari instansi terkait di lembaga Pemerintahan untuk itu segala kegiatan penarikan retribusi dilahan parkir tersebut harusnya dihentikan dan bukan malah dibiarkan, ” ujar Djoko kepada Jurnal Depok kemarin.

Dia menambahkan, aksi penarikan retrisbusi yang dilakukan oleh sekelompok massa diareal parkir Blok A kerap dikeluhkan oleh para pemilik Ruko pasalnya lanjut dia para juru parkir yang memungut uang parkir kerap tak mengenal para pemilik Ruko sehingga banyak pemilik ruko juga dimintai uang parkir oleh para juru parkir.

“Belum lama ini ada salah satu pemilik Ruko mengeluh kepada saya lantaran dimintai uang parkir oleh juru parkir dan ini sangat lucu dan aneh karena pemilik lahan justeru dimintai uang parkir oleh pihak yang tidak mendapat izin untuk mengelola lahan parkir beruntung pemilik Ruko ini menolak dan langsung memberi tahukan kepada juru parkir bahwa dia adalah pemilik ruko sehingga sang juru parkir tidak jadi meminta uang parkir terhadap pemilik Ruko itu, ” papar Djoko.

Dalam kaitan ini dirinya meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam hal ini Dinas terkait agar segera turun tangan melakukan pembenahan terhadap pengelolaan lahan parkir yang beromzet lebih dari Rp 5 juta / hari agar tidak ada lagi aksi pungutan liar dikawasan itu dan yang tak kalah pentingnya agar uang retribusi perparkiran dapat masuk Kas Daerah. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here