Ini Curhatan Demiz

207
Deddy Mizwar

Margonda | jurnaldepok.id
Pasca ditinggal oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), bakal calon gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) mengaku legowo dengan keputusan PKS yang mencabut dukungan dan memilih berkoalisi dengan Gerindra yang mengusung Mayjend (Purn) Sudrajat sebagai calon gubernur dan Ahmad Syaikhu sebagai wakil gubernur di Pilgub Jawa Barat.

Menurutnya, situasi drastis itu merupakan keadaan yang sudah diatur maha kuasa dan menerima keputusan mendadak itu.

“Bahagia, karena setiap ketetapan Allah adalah yang terbaik,” ujar Deddy Mizwar seperti dikutip dari vivanews.com, Kamis (28/12).

Menurutnya, dibalik semua itu Tuhan memberikan kemudahan. Salah satunya yaitu langkah Golkar yang mengajak Demokrat untuk berkoalisi. Deddy menilai, kesepakatan mendadak berkoalisi dengan Golkar merupakan bagian untuk memudahkan dirinya menjemput kemenangan di Pilgub Jawa Barat.

“Tiba-tiba kan kita tidak duga, ada jalan keluar, ada yang mendekat, ini sudah ketetapan Allah,” tuturnya.

Kendati demikian, Deddy menuturkan banyak kenangan ketika dirinya didukung PKS dengan paket pasangan Ahmad Syaikhu.

“Artinya di grasroot tidak menghendaki perubahan, tapi mereka harus patuh keputusan. Jangan sampai persahabatan rusak, Ustad Syaikhu tetap Ustadz saya. Gonjang-ganjing politik ini tidak memengaruhi hubungan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji|*

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here