PKS-PAN Disebut Dukung Sudrajat

273
ist

Margonda | jurnaldepok.id
Partai Gerindra mendapat kabar baik menyangkut keputusan mereka mengusung Sudrajat dalam Pilgub Jawa Barat. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Sodik Mudjahid, mengatakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) telah setuju dengan keputusan mereka tersebut.

“Setuju (PKS dan PAN dengan pencalonan Sudrajat). Tinggal beberapa hal administratif perlu diselesaikan,” kata Sodik seperti dilansir dari vivanews.com, kemarin.

Ia menambahkan PKS dan PAN sudah bergerak memanaskan mesin dan pasukannya. Adapun soal calon wakilnya, ada peluang Sudrajat bisa dipasangkan dengan kader PKS Ahmad Syaikhu atau Netty Prasetyani Heryawan.

“Sudrajat semakin mantap. Respons luar biasa dari masyarakat yang jenuh dengan sosok pencitraan,” kata Sodik.

Ia menambahkan Sudrajat juga sudah melakukan silaturahmi dengan para tokoh, ormas, dan komunitas strategis di Jawa Barat.

“Selain dengan mesin politik Gerindra, DPC, PAC, sayap, anggota dewan kota, provinsi, dan pusat,” kata Sodik.

Sebelumnya, maneuver politik juga dilakukan ketiga partai tersebut yakni Gerindra, PKS dan PAN yang sepakat untuk berkoalisi dalam pilkada di lima provinsi pada 2018 dan sinyal koalisi dalam Pilpres 2019.

Dalam pertemuan itu disepakati ketiganya akan membangun koalisi di lima pilkada gubernur pada 2018 mendatang.

“Kami bertiga akan terus menjaga kebersamaan di dalam event politik. Khususnya di pilkada gubernur,” kata Presiden PKS, Sohibul Iman yang didampingi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

Namun dalam kesempatan itu, ketiga partai ini juga menegaskan koalisi yang mereka bangun tak mutlak, dalam arti bisa sewaktu-waktu menjadi rival. Hal itu juga dibenarkan Prabowo Subianto. Menurut Ketum Gerindra tersebut, ada pertimbangan penting lain dari sekedar mengedepankan koalisi.

“Kami sudah sepakat juga bahwa di beberapa tempat, kami akan mengambil jalan yang berbeda-beda. Jadi kalau kami berpisah di beberapa tempat itu bukan tabu bagi kami,” kata Prabowo Subianto.

Menurut Prabowo, koalisi Partai Gerindra, PAN dan PKS akan berjalan dinamis. Karena itu tidak ada kesepakatan baku sehingga setiap daerah harus berkoalisi.

“Tidak harus terlalu formal, terlalu ketat begitu. Jadi kami juga harus mendengarkan partai kami di daerah. Mereka kan sudah membangun partai kami dari bawah. Jadi kalau pendapat mereka kami di katakanlah daerah A, kami cocoknya sama partai ini pak, kami cocoknya mendukung partai ini, ya kami juga harus mempertimbangkan dan mendengarkan suara dari bawah,” pungkas Prabowo. n Rahmat Tarmuji|*

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here