Pengoplos Gas Digerebek

361
ilustrasi

Tapos | jurnaldepok.id
Tim gabungan Dinas Perdagangan dan Perindustrian dan Satpol PP Kota Depok menggeberek sebuah rumah yang berlokasi di RT 02 RW 01 Leuwinanggung, Tapos. Rumah tersebut diduga menyimpan ratusan gas oplosan.

Setelah dicek, benar saja di dalam rumah tersebut terdapat ratusan gas oplosan. Tim bersama Anggota DPRD Kota Depok Rianova bergerak ke lokasi lantaran mendapat laporan dari warga yang resah ada rumah yang didalamnya terdapat gas oplosan.

“Ada sekitar 200-300 gas. Kami dapat laporan dari warga, minta tolong sidak kesana. Ini rumah biasa, bukan pabrik. Ternyata memang benar disana banyak gas oplosan,” ujar Kabag Ekonomi Sekda Pemkot Depok Dwi Rahma kemarin.

Ia mengungkapkan bukan satu rumah melainkan dua rumah dijadikan satu sebagai tempat penyimpanan gas oplosan.

“Dua rumah dipakai tapi dari satu lokasi saja. Kami sudah serahkan ke pihak kepolisian. Kami hanya menemukan gas saja. Ada yang ukuran 3 kg, 12 dan 50 kg. Tapi alat oplos seperti selang dan lain-lain gak ada. Disana juga nggak ada orang ketika digerebek,” ungkapnya.

Namun dirinya menduga rumah tersebut dijadikan tempat oplosan gas. Karena menurut keterangan warga sekitar, truk pengangkut gas sering mondar mandir di lingkungan itu.

“Untuk saat ini gas masih ada di rumah itu. Kami nggak punya wewenang menyita, karena itu ranahnya pihak kepolisian,” tutupnya.

Sementara itu Anggota DPRD Kota Depok Rienova mengatakan dirinya mendapat laporan dari warga terkait dugaan adanya tempat yang digunakan mengoplos gas.

“Sejak sebulan lalu, ada yang lapor. Setelah itu kami langsung cek kesana, ternyata memang benar banyak sekali gas. Namun kami nggak menemukan orang yang bisa dimintai keterangan, hanya gas saja,” terangnya.

Ia menambahkan dirinya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Sudah lapor ke polisi agar diproses. Saya harap bisa segera diusut agar kejadian gas langka yang akhir-akhir ini terjadi, ternyata ada oknum pengoplos dibalik semua ini,” tandasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here