227 Kebakaran Terjadi

154
Yayan Arianto

Margonda | jurnaldepok.id
Peristiwa kebakaran yang terjadi di Depok selama kurun waktu 11 bulan sejak Januari hingga November 2017 tercatat ada sekitar 227 kejadian.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok menaksir akibat peristiwa itu kerugian mencapai hingga Rp 8,6 miliar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok Yayan Ariyanto mengatakan umumnya penyebab kebakaran lantaran korsleting listrik.

“Ada sekitar 149 kasus kebakaran yang terjadi karena korsleting listrik,” katanya.

Dirinya menjelaskan kebakaran yang terjadi di Kota Depok paling banyak dialami tempat tinggal, kemudian tempat usaha dan beberapa lokasi lainnya. Untuk rumah tinggal terdapat 99 kasus dan tempat usaha dengan 66 kasus.

Peristiwa kebakaran, lanjutnya, paling banyak terjadi pada bukan Oktober lalu dengan 24 kasus.

“Korsleting listrik ada 19 kasus. Kemudian karena kompor gas yang meledak ada 3 kasus. Sisanya karena penyebab yang lain,” ungkapnya.

Ia melanjutkan dari 227 kejadian kebakaran, pihaknya menaksir kerugian mencapai Rp8,6 miliar. Umumnya kebakaran dengan skala sedang, membuat bangunan terbakar hingga mencapai 60 persen. Sedangkan untuk kebakaran skala tinggi menyebabkan ratanya bangunan.

Dengan banyaknya peristiwa kebakaran tersebut membuat pihaknya terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu waspada.

“Selalu rutin periksa instalasi listrik, sediakan alat proteksi pemadam kebakaran masing-masing bangunan. Kalau terjadi kebakaran jangan panik, bisa langsung ditangani sendiri sambil telpon Damkar,” tutupnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here