Belasan Anjal Terjaring Razia

245

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Dudi Mi’raz Imaduddin memimpin Razia penyakit masyarakat dengan sasaran para Anak Jalanan (Anjal) dan Gelandangan serta Pengemis (Gepeng) yang berada di sejumlah kawasan strategis di Kota Depok.

Pada pelaksanaan razia tersebut jajaran Satpol PP berhasil menjaring 15 Anjal dan Gepeng yang dicokok dari sejumlah titik keramaian di Jln Margonda raya, Jalan Juanda, Jalan Dewi Sartika dan Jalan Tole Iskandar serta sejumlah titik keramaian lainnya untuk dilakukan pendataan dan kemudian diserahkan ke Dinas Sosial untuk pelaksanaan pembinaan sebelum dikembalikan ke masyarakat.

“Menjelang perayaan Natal dan tahun baru akan ada peningkatan aktivitas masyarakat diseputar pusat perbelanjaan dan kawasan jalan raya oleh karenanya kami berinisiatif melaksanakan razia terhadap para anak jalanan dan gelandangan serta pengemis yang kerap mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga dalam beraktivitas. Untuk memastikan kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan aktivitas menjelang perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018 kami akan menggelar razia secara rutin di sejumlah kawasan keramaian dan titik titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas, ” ujar Dudi kepada Jurnal Depok usai memimpin Razia di seputar ruas Jalan Raya Margonda.

Pernyataan senada juga dijemukakan oleh Kasie Tranmastibum Satpol PP Kota Depok R. Agus Muhammad.

Dikatakannya untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas selama perayaan natal dan tahun baru pihaknya bersama unsur Kepolisian Resort Depok dan TNI akan meningkatkan pelaksanaan monitoring dan sweeping di seluruh titik strategis diantaranya pusat perbelanjaan, kawasan seputar jalan raya, tempat ibadah serta sejumlah titik rawan kejahatan.

“Kami akan terus siaga guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban masyarakat dalam melaksanakan aktivitas menjelang perayaan natal dan tahun baru dan terkait hal itu kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait termasuk para petugas keamanan (Security) di pusat perbelanjaan dan kawasan strategis lainnya guna memastikan kenyamanan warga dalam melaksanakan aktivitas menjelang dan setelah perayaan natal dan tahun baru, ” tutup Agus. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here