Satpol PP Sita Ribuan Miras

157

Margonda | jurnaldepok.id
Sebanyak 1.495 botol minuman keras (miras) disita Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok di sejumlah warung di beberapa titik wilayah Kota Depok.

Diduga miras sengaja disiapkan para pedagang untuk menyambut perayaan malam tahun baru 2018, dimana permintaan miras meningkat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok (Satpol PP) Kota Depok, Dudi Mira’z razia dilakukan agar perayaan natal dan tahun baru nanti di Kota Depok menjadi kondusif.

“Kami lakukan operasi ini untuk menjaga kondusifitas Kota Depok jelang Natal dan Tahun Baru,” ucapnya.

Dirinya memaparkan razia dilakukan dengan membagi tim gabungan dua grup. Satu ke wilayah barat Kota Depok dan satu tim ke wilayah timur Kota Depok.

“Untuk wilayah barat tim berhasil disita 626 botol miras berbagai jenis dari toko dan warung di wilayah Pancoran Mas, Sawangan. Sedangkan untuk wilayah Timur, tim berhasil menyita 869 botol. Dalam razia, Pekerja Seks Komersial (PSK) tidak terjaring,” jelasnya.

Ia menuturkan operasi akan terus dilakukan pihaknya dalam waktu yang tidak ditentukan. “Kami terus lakukan operasi ini waktunya dadakan dan tidak bisa ditentukan,” tutur Dudi.

Dirinya mengatakan semua miras diamankan ke kantor Satpol PP Depok. Sementara para penjualnya didata dan akan diajukan ke pengadilan karena mereka telah melanggar Perda Depok tentang Pengendalian Miras serta Perda Depok tentang Ketertiban Umum.

Salah satu ibu rumah tangga, Azizah (38) mengaku khawatir dengan masih adanya minuman keras yang dijual di warung. Ibu yang memiliki anak remaja itu was-was jika miras digunakan anaknya saat perayaan tahun baru nanti.

“Ya memang harusnya ditertibkan pedagang yang menjual miras karena bisa merusak miras generasi bangsa. Semoga saja operasi ini terus berjalan, sampai nggak ada lagi yang jual miras di warung,” pungkasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here