Sah, Demokrat Usung Demiz-Syaikhu

134

Margonda | jurnaldepok.id
Partai Demokrat secara resmi telah sepakat untuk mengusung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu (Demiz-Syaikhu) pada Pilgub Jabar 2018 mendatang. Hal itu dipastikan dengan telah ditandatanganinya Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat oleh Ketua Umum, H Susilo Bambang Yudhoyono pada 21 November 2017.

Penandatangan Surat Keputusan tersebut dibenarkan oleh Pengurus Harian Ketua Divisi Keamanan Internal Partai DPP Demokrat, Rudy Kadarisman.

“Ya, sudah ditandatangani oleh Ketum,” ujar Rudy kepada Jurnal Depok, Minggu (3/12).

Keputusan Partai Demokrat untuk mengusung kedua pasangan tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa faktor di anataranya hasil survey.

“Indikatornya hasil survey, saat ini menunjukkan berpihak kepada Demiz-Syaikhu,” paparnya.

Plt Ketua Harian DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Barat, Hasbullah Rahmad mengatakan meskipun partainya belum berani menyebut paket dikarenakan ada mekanisme internal partai yang harus ditempuh, namun prinsipnya PAN akan sami’na waato’na terhadap pilihan Demiz terhadap wakilnya yakni Syaikhu.

“Kami akan ikut, Syaikhu selain pilihan koalisi juga pilihan Demiz. Maka amanat Ketum kami ikut Demiz yang memilih Syaikhu. Namun PAN belum bisa bikin baliho berpasangan karena mekanismenya belum dijalankan,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sedari awal DPP PAN mendukung Demiz, ketika Demiz mengambil wakilnya Syaikhu otomatis Syaikhu bagian yang harus dimenangkan.

Bicara hitungan di atas kertas, sambungnya, yang bisa melawan Ridwan Kamil adalah Demiz. Dirinya juga menyadari survey dari Syaikhu masih rendah bahkan masih dibawah Dede Yusuf.

“Namun, pengalaman pilgub lalu Dede Yusuf survey nya paling tinggi, namun kalah dan berada diurutan ketiga. Meskipun saat ini survey masih didominasi oleh Ridwan Kamil teratas keduanya Demiz, namun kami yakin akan ada pergeseran elektabilitas ketika Ridwan Kamil telah memiliki wakil dan Demiz telah deklarasi dengan Syaikhu,” ungkapnya.

Menyikapi paket usungan yang dilakukan Partai Demokrat kepada Demiz-Syaikhu Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir mengatakan bahwa hal tersebut merupakan proses demokrasi. Dirinya meyakini pimpinan partai politik di tingkat pusat terus melakukan lobi-lobi.

“Mudah-mudahan, pada saatnya Gerindra dapat bergabung juga mengusung Demiz-Syaikhu. Selama ini belum ada deklarasi resmi oleh partai pengusung Demiz-Syaikhu. Tim koalisi gabungan di kota/kabupaten juga belum terbentuk, sehingga kami kami masih menunggu arahan pusat atau provinsi,” jelasnya.

Dikatakannya, hingga saat ini lobi-lobi politik masih terus dilakukan tidak hanya dengan Gerindra, akan tetapi dengan parpol lain untuk bisa bersama-sama mengusung Demiz-Syaikhu. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here