Heboh Pesta Tembakau Gorila

1354
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Anggota Jaguar Polresta Depok mengamankan delapan pemuda sedang pesta narkoba jenis tembakau gorila pada Jumat malam (1/2). Mereka dicokok di rumah kontrakan salah satu pelaku di Jalan Nusantara, Pancoran Mas. Saat hendak ditangkap, salah satu pelaku tidak terima dan sempat adu mulut dengan Tim Jaguar. Namun, hal tersebut tak berpengaruh dan mereka langsung digelandang ke Polresta Depok.

Wakil Kepala Tim Jaguar Polresta Depok Aiptu Tulus Widodo mengatakan, penangkapan para pelaku berawal dari laporan warga yang selama ini resah dengan salah satu rumah kontrakan yang diduga kerap dijadikan ajang pesta narkoba.

Menurutnya, warga sekitar sudah mencoba menegur, namun teguran tersebut diacuhkan mereka. Warga yang geram, akhirnya melaporkan nya ke petugas kepolisian.

“Sebelum melakukan penangkapan kami melakukan observasi terlebih dahulu di lokasi kejadian. Setelah yakin tempat tersebut sering dijadikan tempat pesta narkoba, kami bergerak,” ungkapnya.

Ia memaparkan para tersangka mendapat barang haram tersebut dari jasa penjualan via online. “Ada yang mengaku baru 8 bulan ada juga yang sudah setahun memakai narkoba,” papar Tulus.

Dari tangan pelaku, lanjutnya, ditemukan tiga paket tembakau gorilla, dua linting gorilla siap hisap dan puluhan butir obat penenang.

“Menurut para pelaku setelah menghisap gorilla mereka berhalusinasi tinggi dan menjadi lebih berani. Padahal tembakau Gorilla ini termasuk zat yang berbahaya,” ungkapnya.

Salah satu pelaku, Yudha Prasetya mengatakan, membeli tembakau Gorila seharga Rp 300 ribu per bungkus. Dirinya sudah 8 bulan mengkonsumi barang haram tersebut. Alasannya karena dirinya merasa lebih fit dan percaya diri setelah mengkonsumsi zat akditif tersebut.

“Saya pakai buat kerja. Lebih fokus dan sugesti aja jadi tambah percaya diri. Nggak gampang capek. Saya beli via online Rp300 ribu di daerah Jawa,” pungkasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here