Kampus UWI Dibangun 3 Lantai

702
Untung

Sawangan | jurnaldepok.id
Wakil Rektor Bidang SDM dan Asset Universitas Wiraswasta Indonesia (UWI), Untung mengatakan latar belakang dibangunnya Kampus UWI di wilayah Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, tak lepas dari keinginannya sebagai warga Depok untuk memberikan pelayanan pendidikan yang terjangkau bagi masyarakat.

“Setelah kami melakukan survey pendidikan di wilayah Depok, ternyata yang menjadi faktor utama siswa tidak melanjutkan ke perguruan tinggi ialah karena faktor ekonomi. Sehingga, kami bangunlah kampus untuk masyarakat menengah ke bawah agar mereka juga dapat merasakan pendidikan di perguruan tinggi,” ujar Untung kepada Jurnal Depok, Rabu (29/11).

Ia menambahkan, Kampus UWI juga dibangun untuk ikut mencerdaskan bangsa dan membangun SDM khususnya di wilayah Depok. Dikatakannya, dari lima hektare lahan yang disiapkan, untuk tahap awal pihaknya akan memanfaatkan terlebih dahulu 1,5 hektar.

“Nantinya akan kami bangun gedung berlantai tiga dengan kapasitas 24 kelas. Kami juga akan melengkapi sarana dan prasarana kampus dengan sport center. Tentu dalam membangun nanti kami juga tidak akan melupakan RTH sebesar 20 persen,” papar Untung yang didampingi rekannya Rihadi BS.

Lebih lanjut ia mengatakan, Kampus UWI yang dibangun di wilayah Bojongsari tepatnya di Jalan Baru Situ Pengasinan merupakan pengembangan kampus UWI yang berada di wilayah Kampung Melayu, Jakarta.

Dikatakannya, ketika Kampus UWI yang di wilayah Bojongsari telah selesai pengerjaannya, maka kegiatan akan lebih banyak di sana. Saat ini kampus yang telah berdiri beberapa tahun silam telah memiliki mahasiswa lebih dari 300 orang.

“Terkait perizinan saat ini masih dalam proses, namun dari kampus ke korpertais sudah ada tembusan dan memang sudah diizinkan untuk membangun kampus di sini,” terangnya.

Dirinya berharap, dibangunnya Kampus UWI di Bojongsari mampu memberikan pelayanan pendidikan di wilayah Depok yang berkualitas dan terjangkau, agar masyarakat di wilayah Depok ini dapat merasakan pendidikan di perguruan tinggi yang nantinya mampu meningkatkan kualitas SDM.

“Kami juga telah merancang alokasi untuk siswa yang berasal dari kalangan tidak mampu maupun anak yatim agar bisa berkuliah di Kampus UWI. Ini merupakan bagian komitmen sosial dari kami. Fokus kami pada jurusan hukum, ekonomi dan manajemen,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here