DPRD Setujui RAPBD 2018

259

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar rapat paripurna dalam rangka persetujuan DPRD Kota Depok tentang Rancangan APBD Tahun Anggaran 2018. Paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Depok, Yeti Wulandari dan dihadiri oleh Ketua DPRD serta Walikota Depok.

“Pendapatannya di angka Rp 2,3 triliun, sementara belanjanya di angka Rp 2,8 triliun, ada defisit sekitar Rp 400-500 miliar. Memang setiap tahun pasti begitu, biasanya itu dalam setiap tahun anggaran ada yang tidak bisa terbelanjakan dan menjadi silpa, kemudian ada over pendapatan yang menjadi silpa,” ujar M Supariyono, Wakil Ketua DPRD Depok, Rabu (29/11).

Diperkirakan, sambungnya, dari kegiatan yang batal diperbelanjakan dan perolehan target yang over bisa untuk menutupi deficit.

Dikatakannya, belanja yang terbesar adalah pegawai sekitar 40 persen dan telah dialokasikan sebesar Rp 1,1 triliun. Sementara, Rp 1,7 triliun merupakan untuk belanja public dan Dinas Pendidikan mendapatkan alokasi paling besar sekitar Rp 900 miliar dari Rp 1,7 triliun.

Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Depok, Yuni Indriani mengungkapkan bahwa Badan Anggaran telah melaksanakan pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2018 bersama TAPD dan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Depok pada 16-19 November 2017.

“Sebagaimana diketahui bersama dalam pembahasaan KUA-PPAS peningkatan PAD sebesar 12,6 persen dan dalam Raperda APBD 2018 adalah sebesar 11,06 persen. Hal ini harus menjadi perhatian penting bagi pemerintah agar peningkatan PAD diperhitungkan secara matang berdasarkan potensi riil di lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Depok Tahun Anggaran 2018 yang telah diawali dengan penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) Tahun Anggaran 2018 telah disepakati bersama antara Pemerintah Kota Depok dan DPRD Kota Depok, dalam Paripurna yang berlangsung pada Rabu, (29/11). Telah disampaikan pula Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Kota Depok tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 melalui Rapat Paripurna sebelumnya.

“Selanjutnya, memperhatikan kata akhir fraksi-fraksi DPRD Kota Depok terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Kota Depok tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran Tahun 2018, kami menyambut baik, sehingga apa yang menjadi sasaran dari seluruh program dan kegitan tersebut dapat dicapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota menyampaikan RAPBD Kota Depok TA 2018 yang telah disepakati antara Pemerintah Kota Depok dengan Badan Anggaran DPRD Kota Depok sebagai berikut:

Pendapatan Daerah sebesar Rp. 2.369.913.435.203,07. Sementara Belanja Daerah sebesar Rp. 2.802.383.443.925,67 dan defisit sebesar Rp. 432.470.008.722,60. Pembiayaan Daerah sebesar Rp. 432.470.008.722,60, sementara Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA) sebesar Rp. 0,00 (nol rupiah)

“Tak lupa kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Badan Anggaran DPRD Kota Depok dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Depok, yang telah membahas secara bersama-sama terhadap seluruh usulan program dan kegiatan yang tertuang di dalam Rancangan Pendapatan Daerah Kota Depok tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here