Damkar Siapkan Personil Khusus

185
Yayan Arianto

Margonda | jurnaldepok.id
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok menerjunkan sedikitnya 186 personil dan 26 armada. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi adanya cuaca ekstrim yang belakangan ini terjadi.

Kepala Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Yayan Arianto mengatakan pihaknya menyiapkan anggota untuk selalu berjaga-jaga dalam menghadapi kondisi cuaca apapun.

“Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat, adanya tekanan rendah di Selatan Jawa mengakibatkan area belokan angin. Ini yang menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan berpotensi hujan lebat hingga ekstrim dan potensi angin kencang serta puting beliung. Kami siapkan personil untuk antisipasi hal tersebut,” ujar Yayan.

Dirinya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Depok dan ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk waspada terhadap kemungkinan yang akan terjadi. Seperti genangan air, banjir, maupun longsor.

“Jika ada potensi atau dampak dari kejadian bencana yang diakibatkan oleh cuaca ekstrim, harap segera lapor ke Kantor Damkar,” jelasnya.

Yayan memaparkan masyarakat bisa melaporkan ke markas terdekat antara lain, Mako Kembang 021-77827280, Cimanggis 021-87745313, Cinere 021-7543025, Bojongsari 021-28917777, dan Cipayung 021-77888580.

Sementara itu, Kepala Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Manto Djorgi mengatakan, beberapa wilayah yang berpotensi terjadi longsor dan banjir antara lain saluran cabang barat Kecamatan Pancoran Mas (Panmas), sempadan Ciliwung Kecamatan Cipayung, outlet Situ Panmas, wilayah Pondok Jaya, wilayah Perumahan PGRI Cilodong dan sebagainya.

“Umumnya yang terjadi adalah bencana longsor. Beralihnya fungsi lahan menjadi penyebab utama terjadinya bencana tersebut. Intensitas hujan yang tinggi memperburuk kondisi di lapangan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Etty Suryahati, juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap pohon yang tumbang. Saat ini pihaknya terus melakukan identifikasi dan pemangkasan pohon agar tidak membahayakan masyarakat.

“Kami rutin melakukan pemangkasan pohon yang sudah lebat sebagai antisipasi pohon tumbang. Kami juga identifikasi pohon mana saja yang harus segera dilakukan peremajaan,” pungkasnya.nNur Komalasari

1 KOMENTAR

  1. Dirinya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Depok dan ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk waspada terhadap kemungkinan yang akan terjadi. Seperti genangan air, banjir, maupun longsor.
    Jika ada potensi atau dampak dari kejadian bencana yang diakibatkan oleh cuaca ekstrim, harap segera lapor ke Kantor Damkar,” jelasnya.

    “Genangan air di depan damkar bojongsari aja dicuekin sampe jalan hancur dan menyebabkan kemacetan… terus kami tetap harus lapor pak???”

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here