Warga Pocin Dukung Keberadaan Separator

211

Beji | jurnaldepok.id
Warga Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji mendukung keberadaan separator. Karena separator dianggap bisa membantu para penyebrang jalan sehingga menekan angka kecelakaan. Dukungan diberikan oleh Lembaga Pemasyarakatan (LPM) Kelurahan Pondok Cina.

Warga mendukung upaya Pemerintah Kota Depok dalam mengatasi kepadatan berkendara. Namun tentunya masih perlu dilakukan kajian yang nantinya tidak merugikan masyarakat sekitar.

Ketua LPM Kelurahan Pondok Cina, H.Munir, HM mengatakan, pada prinsipnya mendukung upaya yang dilakukan Pemkot Depok dalam mengantisipasi padatnya kendaraan yang melintas di ruas Margonda. Namun, sambungnya, juga perlu dilakukan kajian teknis terkait sehingga tidak merugikan pihak lain.

“Saat ini Jalan Raya Margonda, merupakan salah satu lokasi dan pusat kuliner di Kota Depok. Jangan sampai adanya separator jalan akan melumpuhkan para pengusaha yang saat ini membantu dalam pembangunan kota,” katanya.

Menurutnya, yang diperlukan saat ini adalah kajian ulang secara teknis. Utamanya soal wacana pembukaan jalan yang dilalui pengendara untuk melalui jalur lambat dan cepat. Serta, besar dan kecilnya bukaan jalan agar nantinya tidak menimbulkan kepadatan kendaraan di lokasi tersebut.

“Jalan Raya Margonda memang sulit untuk dilakukan perluasan jalan, tetapi salah satu solusi jangan berpengaruh dalam perekonomian warga yang memiliki usaha di sekitar. Kami harap Dinas terkait tetap mengkaji secara teknis lagi,” paparnya.

Sementara itu, Warga Kelurahan Pondok Cina Rw 02, Yusuf Silitonga mengatakan di sepanjang separator sebaiknya dipasang rambu-rambu lalu lintas dan penegakan hukum terkait pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas.

“Trotoar di Jalan Raya Margonda, juga sering dipakai para pedagang dan ojek online untuk menunggu penumpangnya. Kami harap kajian tersebut cepat diatasi, agar upaya Pemerintah berjalan dengan baik sesuai dengan aturan yang disepakati,” pungkasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here