Budidayakan Cacing Tiger

992

Laporan: Rahmat Tarmuji
Usaha pembudidayaan Cacing Tiger yang dilakoni oleh Karang Taruna RW 05 Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, kini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Pasalnya, budidaya hewan berkelamin ganda itu digadang-gadang sebagai trobosan baru yang dilakukan Karang Taruna dalam memberdayakan anggotanya.

Ketua Karang Taruna 05 Kelurahan Curug, Handika Batok mengungkapkan bahwa dirinya bersama enam orang rekannya telah membudidayakan Cacing Tiger sejak empat bulan terakhir.

“Bibitnya kami beli dari daerah Bekasi, dalam beberapa hari sudah bertelur. Jika bibitnya kami taruh tiga kilo, maka hasilnya bisa mencapai dua kali lipat yakni enam kilo. Panennya setiap satu bulan sekali, namun stok tersedia setiap hari,” ujar Dika kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, harga satu kilogram cacing dengan bahasa latin Lumbricus Rubellus ini biasa dijual Rp 50 ribu. Dirinya memasarkan ke toko-toko pakan dan melalui pasar online. Dengan modal awal Rp 3 juta, dirinya kini telah memiliki beberapa rak untuk mengembangkan budidaya Cacing Tiger.

Dikatakannya, bahwa pasar Cacing Tiger kini tengah ramai dan banyak dicari. Namun begitu, Dika dan rekan-rekannya berkomitmen untuk membudidayakan cacing itu terlebih dahulu ketimbang untuk menjualnya ke pasaran.

“Komitmennya budidaya dulu, kalau jual sampingan saja. Karena kami ingin memberdayakan teman-teman kami di Karang Taruna. Kami belajar budidaya ini dari Youtube, karena kalau ikut seminar biayanya mahal, sekali seminar Rp 500 ribu,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu Ketua Karang Taruna Kecamatan Bojongsari, Safudin El Curugi mengaku bangga dengan kreatifitas yang dilakukan oleh teman-teman Karang Taruna di lingkungan RW 05 Kelurahan Curug.

“Selama ini memang Karang Taruna di RW 05 sangat aktif dan peduli terhadap kegiatan sosial masyarakat. Kami berharap ini bisa menjadi percontohan bagi teman-teman yang lain. Ini merupakan bagian dari Usaha Ekonomi Produktif (UEP,red),” tanggapnya.

Namun begitu, Saefudin berharap ada perhatian khusus dari Pemerintah Kota Depok dan dinas terkait untuk membantu mengembangkan budidaya Cacing Tiger tersebut.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua MPKT Karang Taruna Kecamatan Bojongsari, Daud Sulaiman. Selain budidaya cacing, anggotanya kerap kali membuat trobosan untuk memberdayakan teman-teman di Karang Taruna.

“Selain cacing di wilayah kami juga ada budidaya tanaman hias, ikan hias, ikan konsumsi maupun penggemukan bebek. Itu semua dilakoni oleh teman-teman Karang Taruna yang berada di kelurahan dan unit,” pungkasnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here