Proyek RSUD Digeber

275

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok, Wijayanto mengatakan proyek lanjutan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terus digeber, mengingat batas akhir waktu pengerjaan kurang dari satu bulan.

“Minggu lalu itu pengerjaannya telah mencapai 82 persen, mungkin saat ini sudah bertambah secara prosentase. Kami yakin selesai sebelum batas waktu yang ditentukan,” ujar Wijayanto kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, hitungan konsultan masih sesuai target. Dirinya juga meyakini bahwa proyek lanjutan senilai kurang lebih Rp 70 miliar itu tidak akan terkena cut off.

“Cut off itu sudah lewat tahun anggaran dan selesai, kami tidak mau bayar itu namanya cut off. Insha Allah selesai, sehari rata-rata pengerjaan tiga persen,” paparnya.

Wijay mengatakan, bahwa proyek yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya itu akan berakhir pada 29 Desember.

Sebelumnya Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri mengatakan proyek lanjutan Gedung B-D RSUD mengerjakan ruangan pemulasaraan jenazah, masjid, laundry, gizi. Dirinya menargetkan itu selesai tahun ini sehingga bisa dioperasikan pada 2018.

Wanita yang akrab disapa Lulu itu mengatakan, ketika Gedung B-D dioperasikan, nantinya bakal ada penambahan ruang rawat inap yang keseluruhan mencapai kurang lebih 250 tempat tidur, dari yang ada saat ini hanya 71 tempat tidur. Di Gedung B-D juga akan dilengkapi fasilitas ICU, NICU, PICU dan HCU. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here