Juri MTQ Diwanti-wanti

213
Walikota-wakil walikota beserta Forkopimda saat membuka secara resmi MTQ ke 18 tingkat Kota Depok di wilayah Kecamatan Sukmajaya

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Walikota dan wakil walikota Depok bersama unsur Forkopimda secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-18 Tingkat Kota Depok. Acara pembukaan MTQ itu ditandai dengan pemukulan beduk secara bergantian.

Ketua LPTQ Kota Depok yang juga selaku Ketua Umum Panitia Pelaksana Fasilitasi Penyelenggaraan Keagamaan Tingkat Kota Depok, Sri Utomo mengungkapkan kegiatan MTQ akan berlangsung selama tiga hari ke depan yakni Kamis-Sabtu.

“Adapun maksud dan tujuan diselenggarkannya acara ini ialah untuk meningkatkan minat baca, pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujar Sri Utomo, Kamis (16/11).

Selain itu, kata dia, acara ini juga bertujuan untuk menggali bakat dan potensi warga Kota Depok dalam pemahaman Al-Qur’an serta mengembangkan syiar Islam kepada warga Kota Depok.

Walikota Depok, Mohammad Idris dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara serta pihak terkait lainnya yang turut menyukseskan kegian MTQ Ke-18 Tingkat Kota Depok Tahun 2017 ini.

“Kepada para kafilah MTQ utusan terbaik dari masing-masing kecamatan, kami mengucapkan selamat mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keikutsertaan para kafilah peserta MTQ kali ini, selain memelihara kesucian Al-Qur’an dan mengembangkan syiar Islam, juga dapat membawa manfaat dan maslahat dalam upaya mengaktualisasikan nilai-nilai universal Islam secara damai di Kota Depok.

Dalam kesempatan itu, Idris juga mewanti-wanti dewan juri agar melakukan diskualifikasi jika terbukti ada kecamatan yang menggunakan jasa qori cabutan.

“Kami ingin memberdayakan dan mengembangkan potensi lokal, diskualifikasi langsung jika ada qori cabutan,” tegasnya.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengungkapkan kemeriahan dalam MTQ begitu terasa dari tahun ke tahun. Ribuan masyarakat terlibat langsung dalam acara tahunan tersebut.

“Kami mendorong kearifan lokal, begitu pun dengan peserta yang kami harapkan dari warga Depok. Kami menekankan kepada panitia agar selektif, tidak boleh ada cabutan-cabutan (Qori,red). Percuma kalau bagus tapi bukan dari Depok, tentu kami tidak bangga,” tandasnya.

Sebelum acara pembukaan MTQ dimulai, acara diawali dengan pawai ta’aruf yang diikuti lebih dari 5.000 masyarakat, peserta beserta official. Acara juga dirangkai dengan pelantikan dewan hakim yang dilantik oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Ismatullah Syarif.

Hadir dalam acara itu Penjabat Sekretaris Daerah Kota Depok, Wakil Ketua DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Kantor Imigrasi, Ketua LPTQ dan Ketua TP PKK Kota Depok. Acara dipusatkan di Halaman Masjid Al-Istiqomah, Kecamatan Sukmajaya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here