Titik Banjir Berkurang

152
Pradi Supriatna

Margonda | jurnaldepok.id
Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengungkapkan pemerintah kota bersama dinas terkait terus berupaya menanggulangi titik banjir yang ada di Kota Depok. Alhasil, setiap tahunnya titik banjir tersebut mengalami penurunan.

“Pada tahun 2012 dibuat kajian terkait titik-titik banjir, setelah dilakukan identifikasi sebanyak 54 titik banjir yang ada di Kota Depok dan itu hampir tersebar di 11 kecamatan,” ujar Pradi kepada Jurnal Depok, Senin (13/11).

Ia menambahkan, pada tahun anggaran 2013 pemerintah kota mulai melakukan penanganan titik-titik banjir tersebut melalui normalisasi, perbaikan turap kali atau saluran air, perbaikan turap dan normalisasi inlet dan outlet setu yang menjadi penyebab banjir atau genangan.

“Melalui upaya yang dilakukan itu, maka titik banjir setiap tahunnya berkurang,” paparnya.

Di mana, kata Pradi, pada tahun 2015 titik banjir menjadi 41 titik, tahun 2016 menjadi 21 titik .

“Di tahun 2017 ini ditargetkan titik banjir juga mengalami penurunan dari 21 titik di tahun 2016 menjadi delapan titik,” ungkapnya.

Pemerintah kota, sambungnya, telah mengantisipasi bencana banjir dan telah mengintrusikan kepada dinas terkait untuk fokus memantau wilayah rawan banjir.

“Kami intruksikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga Damkar agar rutin melakukan pengecekan. Ini dilakukan guna menyiapkan hal yang sifatnya insidentil dan mendesak,” katanya.

Ia mengungkapkan tercatat ada empat hingga lima titik banjir yang sudah tertangani.

“Ada empat atau lima titik banjir yang kami intervensi, artinya yang sudah didatangi dan dicek langsung. Mudah-mudahan titik banjir tidak bertambah,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here