Gandeng Tokoh Agama

153

Laporan: Rahmat Tarmuji
Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, kondisi bangsa ini mendapat ujian berat berupa disintegrasi bangsa, agama, suku, RAS maupun antargolongan. Agar hal itu tidak mewabah ke wilayah, Pemerintah Kota Depok berupaya maksimal untuk menggandeng tokoh agama yang ada di Kota Depok.

Seperti halnya yang dilakukan kemarin, di mana Pemerintah Kota Depok melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar dialog yang bertemakan ‘Peran Tokoh Agama dalam Kesatuan Bangsa’.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan bahwa kehidupan beragama di Depok sudah harmoni, walau gejolak terkadang ada. Namun, semua itu bisa diredam karena Depok memiliki beberapa lembaga seperti FKUB, FPK, dan lain sebagainya.

“Tokoh agama juga berperan dalam mewujudkan harmoni kesatuan bangsa. Karenanya, para tokoh agama bisa memberikan penajaman pemahaman dan mempraktekan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat. Selain pemahaman, tokoh agama juga berperan dalam menenangkan, menggugah, dan menenangkan hati,” ujar Idris, kemarin.

Idris berharap dari acara dialog itu mampu menambah wawasan serta mepererat sinergi sehingga harmoni kehidupan berbangsa dapat tercipt. Tak lupa, Idris berpesan untuk mengtransfer wawasan yang didapat ini di forum yang lebih kecil agar kehidupan berbangsa dapat terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam membangun presepsi keagamaan harus tuntas di agamanya masing-masing, teori keagamaan diperlukan sebagai pemahaman normative untuk pemeluk agama, jangan sampai ada salah paham anatar pemeluk agama. Dalam kehidupan itu pertama kali bukan masalah ikhlas, akan tetapi pemahaman,” terangnya.

Kepala Kantor Kesbangpol Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, dialog diikuti oleh sekitar 150 peserta yang berasal dari tokoh agama. Dialog diisi oleh empat narasumber yang berasal dari Kemenko Polhukam RI, Polres Kota Depok, Kodim 0508, dan FKUB Kota Depok.

“Tujuan kegiatan ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Dalam dialog nanti kita bisa saling berdiskusi dan bersinergi baik tentang peran para tokoh agama, potensi konflik juga ancaman yang dapat memecah belah kesatuan bangsa,” pungkasnya. n

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here