SIUP Berlaku Seumur Hidup

1058
Yulistiani Mochtar

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok telah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah Kota Depok Tentang Perubahan atas Peraturan Daerah No 3 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaraan Perizinan dan Pendaftaran Usaha bidang Perindustrian dan Perdagangan, kepada DPRD Kota Depok.

Dengan begitu, nantinya pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) hanya sekali dan berlaku seumur hidup. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, Yulistiani Mochtar.

“SIUP bikinnya hanya satu kali tidak ada perpanjangan dan berlaku seumur hidup, kecuali jika ada perubahan, baik perubahan pemilik, alamat dan lainnya,” ujar Yulis kepada Jurnal Depok, Selasa (7/11).

Ia mengatakan, dalam setahun pihaknya dapat melayani lebih dari 1.000 pemohon pembuatan SIUP. Pihaknya juga memiliki catatan pemohon SIUP dalam kurun waktu lima tahun terakhir, di mana pada pada 2011 jumlahnya mencapai 1.164, 2012 mencapai 1.130, 2013 mencapai 1.177, 2014 mencapai 1.128, 2015 mencapai 1.240 dan 2016 mencapai 1.509 pemohon.

“Sementara untuk 2017 ini mulai dari Januari hingga September kemarin jumlahnya telah mencapai 1.156 dan memungkinkan terus bertambah hingga akhir tahun ini. Sementara untuk pemohon pembuatan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dari Januari-September telah mencapai 1.240,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pembuatan SIUP dan TDP saat ini sudah diberlakukan secara online dan tanpa dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

Dikatakannya, bahwa untuk pembuatan TDP sejak awal Depok tidak memungut retribusi dalam pembuatannya. Namun begitu, pihaknya menekankan agar TDP dapat diperpanjang setiap lima tahun sekali.

“Karena bisa saja ada perpindahan pemilik, maupun perubahan lainnya. Tetap daftar perusahaan harus diperpanjang lima tahun seklai. Perpanjangan juga tidak dikenakan retribusi, hanya pendaftaran ulang saja. Jika tidak ada perubahan persyaratannya sangat mudah, cukup menunjukkan TDP yang lama dan bisa langsung print,” ungkapnya.

Diusulkannya Raperda tersebut dikatakan Yulis tak lain untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dan investor yang ingin berinvestasi di Kota Depok.

“Dari itu, kami mengimbau bagi yang mereka mau mengurus izin silahkan datang langsung atau mengutus pegawainya, tanpa melalui surat kuasa apalagi calo. Karena sebenarnya mengurus izin itu mudah, jika ada yang kurang jelas bisa ditanyakan langsung ke bagian pelayanan,” terangnya.

Adapun waktu pengerjaan SIUP dan TDP membutuhkan waktu maksimal tiga hari kerja.

“Dalam sehari kami bisa melayani 100 pemohon SIUP dan TDP,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here