Pembunuh PRT Diciduk

358
Inilah sosok pembunuh keji PRT, sebelum membunuh korban pelaku sempat berhubungan badan terlebih dahulu dengan korban.

Margonda | jurnaldepok.id
Polresta Depok berhasil mengamankan pembunuh Syamsiah (40) pembantu rumah tangga (PRT) yang tewas di rumah majikannya dalam kondisi hamil. Pelaku diketahui bernama Suwandi yang diamankan di kawasan Pasar Minggu Jakarta Selatan pada Senin (6/11) malam.

“Satreskrim Polresta Depok telah menangkap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana dan atau menghilangkan nyawa seseorang dan atau pencurian dengan kekerasan dengan korban Syamsiah,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana.

Pelaku nekat membunuh korban karena terlibat cekcok mulut. Antara keduanya punya hutang piutang. “Pelaku dengan korban cekcok mulut karena korban menagih hutang kepada pelaku,” tukasnya.

Kejadian bermula ketika pada hari Minggu (5/11) keduanya janjian untuk bertemu. Saat itu pelaku dihubungi oleh korban untuk datang ke rumah majikan Syamsiah di Pesona Kayangan, Mekarjaya Sukmajaya Depok. Setelah sampai lokasi ternyata korban belum ada setelah itu pelaku keluar lagi dan tidak lama kemudian datang lagi sesaat setelah korban datang dari pasar. “Kemudian pelaku masuk kedalam rumah dengan dibukakan oleh korban,” terangnya.

Dalam rumah majikan korban, antara pelaku dan korban sempat berhubungan badan di kamar korban lantai atas. Tiba-tiba terjadi cekcok mulut antara keduanya. “Setelah ditagih hutang, kemudian pelaku langsung membekap mulut korban,” paparnya.

Pelaku membekap dengan menggunakan baju miliknya yang dipakai. Korban sempat melawan dan berteriak. Korban berusaha melepaskan tangan pelaku dengan menendang lemari pakaian dan terjatuh. Setelah itu pelaku melihat gunting yang terjatuh dari laci kemudian diambil oleh tersangka dan langsung ditusukkan ke korban. “Pelaku menusuk sebanyak dua kali dan mengenai bagian perut bawah,” bebernya.

Setelah itu pelaku membekap mulut korban sambil menekan leher sampai korban tidak bernafas. Pelaku kemudian mengambil barang milik korban yaitu dua handphone. “Pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor,” tukasnya.

Dari hasil otopsi didapatkan ada luka di sejumlah . Antara lain patah tulang di bagian leher, luka di bagian mata, bibir, wajah. Kemudian terdapat kekerasan benda tumpul di leher yang mengakibatkan korban mati lemas.
“Kasus ini biasa ditemukan pembunuhan dengan modus jerat,” paparnya.

Dirinya menjelaskan di lokasi kejadian pihaknya menemukan sejumlah barang bukti berupa gunting dan terdapat pula sidik jari pelaku. “Sidik jari yang diduga pelaku saat ini sedang didalami tim identifikasi Polres Depok dan masih diproses kemudian dicocokan dengan ciri-ciri fisik terduga pelaku yang terekam CCTV,” jelas Putu.

Saat ini pelaku masih diperiksa intensif di Polresta Depok. Dia dijerat pasal340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here