Da’I Aswaja Bela Negara

202

Margonda | jurnaldepok.id
Direktur Kulliyatul Qur’an Al-Hikam II, Arif Zamhari mengungkapkan bahwa zaman dahulu para Ulama melakukan Bela Negara. Menurutnya, mereka berjuang melawan penjajah dalam merebut kemerdekaan RI.

“Bela Negara dalam konteks saat ini sama dengan yang diperjuangkan para ulama dan kiai terdahulu tidak kalah beratnya. Yaitu membela Negara menghadapi ancaman ideologis, Islam Transnasional yang menjadi ancaman bagi NKRI yang telah dijaga bersama,”ujarnya dalam acara Penutupan Lokakarya Da’i Aswaja Bela Negara, Minggu (5/11).

Arif menuturkan perlunya bela Negara dalam menghadapi pengaruh asing dari neokolonialisme dalam ekonomi. Dirinya juga mengingtakan kewaspadaan pada infiltrasi budaya asing yang sangat berbeda dengan budaya bangsa Indonesia.

“Dengan adanya ideologi yang berbeda dengan ideologi bangsa, maka ini merupakan ancaman dan tantangan. Terutama bagi ulama pesantren wajib membela Negara. Tentunya, bahu membahu antara ulama dan umaro dalam bela Negara. Mustahil tanpa kerjasama yang baik dapat tercapai,”paparnya.

Dikatakannya, dalam Metodologi Dakwah Bela Negara perlu adanya kontekstualisasi dalam nilai Aswaja. Untuk itu, lanjutnya, perlunya pembaharuan urikulum Aswaja yang sesuai dengan generasi kekinian. Sehingga, bisa diterima dengan anak sekarang.

“Tentunya, dalam menjalankannya perlu didukung dan menggunakanunakan fasilitas dakwah secara modern. Memenuhi ajaran Aswaja di sosmed dan lainnya,”paparnya.

Sementara itu, salah satu narasumber Lokakarya Da’i Aswaja Bela Negara, KH Tarya Witarsa mengungkapkan dalam bela Negara perlu adanya kaderisasi. Menurutnya, terdapat beberapa tahapan yaitu ta’rif (pengenalan), pembentukan (takwin), pengorganisasian (tandzim) dan Training of Trainer.

“Dengan pengorganisasian secara rapi, maka diharapkan tujuan dari bela Negara dapat tercapai. Tentunya, melibatkan banyak elemen dan ulama di masyarakat,”jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, peserta Lokakarya Da’i Aswaja Bela Negara berkunjung ke Istana Presiden di Cipanas. Agenda selanjutnya, akan ada roadshow di berbagai daerah sebagai bagian dari rekomendasi dan dalam waktu dekat di Yogyakarta. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here