Kunjungi Aipda Dwi

166

Laporan: Rahmat Tarmuji
Sebagi bentuk perhatian terhadap korban tembakan pelaku pencurian motor, Pemerintah Kota Depok menjenguk Aipda Dwi Susanto yang saat ini masih dirawat di RS Polri Keramat Jati.

Walikota Depok, Mohammad Idris melalui Kasatpol PP, Dudi Miraz yang menjenguk langsung Aipda Dwi menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa yang menimpa dirinya. Dudi yang juga didampingi oleh salah seorang ajudan walikota sempat begrbincang dengan Dwi.

“Seizin Walikota Depok yang saat ini (kemarin,red) sedang dinas luar, saya beserta Humas menjenguk Aipda Dwi, Buser Polsek Cimanggis yang terluka saat kontak senjata dengan seorang pelaku curanmor. Peristiwa itu terjadi pada Senin (30/10) di Kampung Tipar, Mekarsari. Beliau masih dirawat di RS Polri Keramat Jati,” ujar Dudi kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dalam kesempatan itu Dudi mendoakan agar Dwi lekas sembuh dan dapat bertugas kembali di Buser dengan semangat yang lebih besar.

“Ini merupakan sebagai salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Depok dalam membangun sinergitas antara Forkopimda untuk mewujudkan visi Kota Depok yang unggul, nyaman dan religius,” paparnya.

Tak lupa, Dudi juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Polresta Kota Depok atas kerjasamanya selama ini dalam pengamanan dan mengamankan wilayah Kota Depok.

Sebelumnya, baku tembak terjadi antara anggota unit buser Polsek Cimanggis dengan salah satu pelaku ranmor di Jalan Swadaya Kelurahan Mekarsari Kecamatan Cimanggis. Aksi baku tembak tak terelakkan ketika sang polisi memergoki pencuri yang sedang beraksi.

Dalam aksi itu, pelaku tewas setelah terkena peluru sedangkan anggota Polisi yang diketahui bernama Aipda Dwi Susanto terkena peluru dan mendapat luka di lengan kiri.

Peristiwa bermula ketika Aipda Dwi melihat dua pria yang gerak geriknya mencurigakan. Kedua pria mencurigakan itu berboncengan pakai motor.

“Anggota kami yang melakukan pengintaian kemudian ditembak oleh pelaku dan terjadilah aksi saling tembak di lokasi kejadian,” kata Kapolresta Depok, Kombes Pol Herry Heryawan, Senin (30/10).

Ia menambahkan setelah baku tembak, pelaku terkapar. Dua peluru menancap di dada pelaku. Polisi terpaksa melepaskan tembakan karena sebelumnya pelaku menyerang polisi. Akibatnya, Aipda Dwi terkena peluru di tangan. n

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here