PUPR Rancang Jembatan Poncol

324
Kadis PUPR didampingi lurah dan LPM Curug dan Muspikel saat meninjau Jembatan Poncol yang putus lantaran tergerus banjir Kali Angke 8 tahun silam

Bojongsari | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Manto Jorghi datang dan terjun langsung memantau Jembatan Poncol yang berada di RW 07, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, yang putus sejak delapan tahun silam.

Didampingi Lurah Curug, Juanda dan LPM Curug, Wardana, Manto memantau secara mendetail kondisi lapangan. Alhasil, dari pantauannya itu pihaknya berencana untuk membangun jembatan gantung di lokasi sebagai pengganti jembatan sementara.

“Kami dan warga melihat lokasi, ternyata tanggul Kali Angke pernah jebol dan menghantam jalan penghubung, alhasil jalan tersebut putus tergerus air. Itu sebelumnya jalan umum, namun setelah digerus air maka terjadi anak kali,” ujar Manto kepada Jurnal Depok, kemarin.

Warga, sambungnya, menginginkan ada perbaikan agar bisa dilalui kembali oleh kendaraan roda dua dan masyarakat, dikarenakan di sebrangnya ada pemakaman umum. Sementara objek lokasi masih berada di wilayah Depok tidak ada sangkut paut dengan Bogor.

“Kami perlu kaji dan pelajari, apakah membuat jalan atau jembatan. Kalau dibuat jalan konsekwensinya bisa jebol lagi, kalau jembatan memang dananya cukup besar,” paparnya.

Dikatakan Manto, bahwa ada dua pekerjaan yang harus dikerjakan di lokasi itu di antaranya perbaikan turap Kali Angke yang jebol dan pembangunan kembali akses jalan warga yang terputus.

Dirinya mengatakan, bahwa yang lebih perioritas merupakan akses jalan warga karena setiap harinya dilalui masyarakat yang bekerja di wilayah Gunung Sindur, Bogor dan sebaliknya ke wilayah Depok serta akses ke pemakamam umum.

“Kami perioritaskan pembangunan jalan, namun kalau memungkinkan secara simultan kami lakukan antara pembangunan jalan dan penurapan Kali Angke yang jebol. Kami perlu kaji apakah jalan ini diurug kembali atau buat jembatan. Kalau buat jembatan seandainya nanti ada longsor lagi kan tidak berpengaruh, tapi kalau diurug konsekwensinya jebol lagi, karena di posisi barat nya kosong,” terangnya.

Lurah Curug, Kecamatan Bojongsari, Juanda merasa lega atas perhatian pemerintah kota dalam hal ini Dinas PUPR yang datang langsung ke lokasi. Karena, kata dia, masyarakat sudah sering menanyakan pembangunan jembatan tersebut.

“Terimakasih kepada pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR yang telah meninjau lokasi jembatan. Mudah-mudahan pembangunan akses jalan tersebut dapat segera dilakukan, mengingat akses itu merupakan akses penting bagi warga,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here