Koalisi Gerindra-PKS Pupus

385
Mulyadi

Margonda | jurnaldepok.id
Kabar mengejutkan datang dari Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, H Mulyadi. Kepada Jurnal Depok ia mengatakan, bahwa partainya akan mengkaji ulang terkait kolaisi di pilgub Jawa Barat dengan Partai PKS yang sebelumnya telah sepakat mengusung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu (Demiz-Syaikhu).

“Terkait Pilgub Jabar, sampai hari ini belum ada progress yang menggembirakan, baik terkait kandidat maupun terkait kerjasama dengan PKS sebagai partai yang berencana untuk koalisi dengan Gerindra di Pilgub 2018,” ujar Mulyadi kepada Jurnal Depok, Selasa (12/9).

Sementara, kata dia, Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subiyanto selalu meminta laporan atas perkembangan di Jabar, dan beliau selalu mendengarkan apapun masukkan dan informasi dari dirinya selaku ketua DPD.

“Buat DPD Gerindra Jabar, pasangan yang diberitakan 17 Agustus lalu untuk mengusung pasangan Demiz-Saikhu, sejauh ini menjadi sulit untuk direalisasikan, karena pertimbangan atas kesiapan kandidat dan PKS. Belum lagi statement Pak Saikhu kemarin di acara konsolidasi PKS Kabupaten Bandung, beliau mengatakan kalau boleh memilih, beliau lebih suka tetap di Kota Bekasi dan merasa namanya belum dikenal di Jabar,” paparnya.

Belum lagi, sambungnya, untuk pembicaraan koalisi, sejauh ini tidak ada pembahasan yang mengarah kerjasama yang bersifat sinergi antara Gerindra dan PKS. Hal itu dikarenakan sampai kemarin tidak ada komunikasi dari pengurus PKS untuk membicarakan bagaimana formulasi kerjasama koalisi, baik program Pilgub, tim dan segala aspek bagi upaya untuk memenangkan Pilgub 2018.

“Maka hari ini kami harus tegaskan kembali bahwa apa yang disampaikan pada tanggal 17 Agustus lalu terkait pasangan Demiz-Saikhu menjadi pasangan yang akan diusung Gerindra- PKS, kami selaku Ketua Gerindra Jabar menyatakan pasangan tersebut belum final, artinya kembali cair,” terangnya.

Tak hanya itu, dalam waktu dekat ini Mulyadi akan menemui Iwan Sulanjana selaku Ketum DPD Demokrat untuk kembali membahas kemungkinan kerjasama di Pilgub Jabar, dan jika perlu Gerindra bicara di depan ketua-ketua DPD dan DPW Partai PAN dan PPP karena mereka sudah membuat poros baru.

Dijelaskannya, bahwa Gerindra akan kembali mengkaji memunculkan kandidat lain. Hal itu dilakukan untuk kepentingan masyarakat Jabar dan rencana strategis Gerindra di 2019.

“Kami berharap PKS bisa memahami sikap Gerindra, kami tidak mau gagal dalam Pilgub, salah satu parameter Gerindra untuk maju mengusung dengan syarat harus menang. Kami akan kembali mengkaji dan membuka semua potensi kandidat dan partai yang bisa kerjasama,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here