Kasus Narkoba Capai 248 Kasus

239

Margonda | jurnaldepok.id
Angka penyalahgunaan narkoba di Depok meningkat. Hingga Agustus tahun 2017 tercatat ada 248 kasus. Tiap bulan rata-rata terungkap 30 kasus penyalahgunaan narkoba.

Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Malvino Sitohang mengatakan, di bulan Agustus 2017 saja ada 33 kasus yang berhasil diungkap. Jumlah ini meningkat dari bulan Juli yang hanya 28 kasus.

“Ada peningkatan kasus di bulan ini. Jumlah tersangka yang kita amankan sebanyak 44 orang dengan total barang bukti 2,4 kilogram ganja dan 1,5 gram sabu,” katanya, Jumat (8/9/2017).

Catatan yang ada bulan Januari ada 27 kasus, Februari 32 kasus dan Maret 38 kasus. Pada Mei tercatat 34 kasus, Juni 35 kasus dan Juli 28 kasus. Umumnya pelaku yang diamankan tiap bulan mencapai puluhan orang.

“Tiap kasus bisa lebih dari satu orang pelakunya,” tukasnya.

Yang mencolok di bulan ini adalah diamankannya satu orang satpam apartemen. R diamankan di kawasan Margonda dengan barang bukti satu gram sabu. “Dia dapat barang dari temannya dari Bogor. Ini yang masih kita kembangkan,” paparnya.

Disinyalir peredaran narkoba di apartemen masih terjadi. Dibuktikan dengan diamakannya R dengan barang bukti satu gram sabu itu.

“Diduga seperti itu. Ini yang kami masih terus dalami dari keterangan pelaku,” katanya.

Saat ini pelaku penyalahgunaan narkoba lebih memanfaatkan kecanggihan teknologi. Mereka tidak lagi bertatapan langsung untuk transaksi narkoba.

“Sekarang mereka memanfaatkan teknologi jadi transaksi tidak lagi tatap muka tetapi lewat sosmed,” ungkapnya.

Di Depok sendiri wilayah rawan penyalahgunaan narkoba ada di Sawangan, Limo dan Beji. Di Sawangan misalnya tingginya peredaran karena wilayan itu adalah perbatasan Depok-Bogor. Serta banyak wilayah perbatasan lainnya yang dimanfaatkan pengedar. Seperti Beji merupakan perbatasan Depok-Jakarta sehingga lalulintas orang lebih banyak disana.

“Wilayah perbatasan juga dimanfaatkan karena disana banyak orang lalulalang, itulah yang dimanfaatkan,” pungkasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here