Sertifikasi Asset Pemkot Dikebut

146

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Tim Bidang Asset Setda Kota Depok bekerjasama dengan jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Rabu (26/7) melakukan kunjungan ke sejumlah SD Negeri di lingkup Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan Pancoran Mas, dalam rangka peninjauan dan penelitian berkas permohonan sertifikat hak pakai asset Pemda.

Kabid Asset Setda Kota Depok, Dheni Wahyu Darnaedi mengatakan pembenahan sertifikasi asset pemerintah kini memang menjadi program prioritas bidang asset. Diharapkan pada tahun 2018 nanti semua asset Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sudah bersertifikat atas nama pemerintah, sehingga dapat meminimalisir potensi permasalahan terkait kepemilikan lahan yang diduduki sejumlah bangunan milik pemerintah.

“Kami bersama BPN dan Disdik mengadakan kunjungan ke 8 SD Negeri di Kecamatan Pancoran Mas untuk meneliti berkas permohonan sertifikat hak pakai asset pemerintah. Alhamdulillah semua berkas clear dan tidak ada masalah dan bisa segera dilanjut dalam proses penertiban sertifikat yang akan segera kami tindak lanjuti dalam waktu dekat ini, “ujar Dheni kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakannya, pelaksanaan peninjauan sejumlah SD negeri ini akan dilanjutkan pada awal bulan Agustus di empat kecamatan yakni Kecamatan Limo, Tapos, Sukmajaya dan Cipayung.

“Kami jadwalkan sebelum akhir tahun ini kegiatan peninjauan dan penelitian berkas permohonan sertifikasi telah selesai dilaksanakan untuk diproses di BPN, sehingga nantinya semua asset pemerintah telah tersertifikasi sebagaimana mestinya, ” imbuhnya.

Dia menambahkan, jika proses sertifikasi semua sekolah negeri sudah rampung, pihaknya akan menggarap sertifikasi sejumlah bangunan pemerintah seperti kantor kelurahan, kantor kecamatan, kantor UPT Puskesmas dan UPT Pendidikan serta seluruh asset milik pemerintah. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here