‘Mamah’ Penyuplai Miras Diciduk

160

Margonda | jurnaldepok.id
Penyakit masyarakat seperti minuman keras harus terus diberantas. Kali ini Polresta Depok mengamankan tujuh pria tanpa identitas serta satu perempuan berinisial N atas kepemilikan ratusan botol miras dari berbagai merek serta belasan drigen berisi Ciu. Razia Operasi Pekat itu dilakukan di Terminal Depok, kemarin.

Kanit Jatanras Polresta Depok Iptu Harun Rosid mengatakan tujuh pria serta satu perempuan yang diamankan merupakan hasil Operasi Pekat Polresta Depok. Operasi yang dilakukan pihaknya mengincar pelaku penganiayaan, pemerasan, serta pelaku criminal lainnya.

“Mereka yang diamankan merupakan pelaku pemerasan kepada supir angkot serta ada juga pelaku penganiayaan dan penjual miras,” ucapnya.

Ia menambahkan usai diamankan pihaknya melakukan pemeriksaan secara intensif untuk memastikan tindak kejahatan yang mereka lakukan. Jika terbukti bersalah akan dijerat sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Untuk mengetahui pelanggaran apa yang mereka lakukan harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mereka sudah dibawa ke Mapolres Depok,” terangnya.

Ia mengungkapkan satu perempuan yang diamankan merupakan perempuan yang biasa dipanggil ‘Mamah’ di Terminal Depok. Perempuan tersebut diduga mendapat suplai minuman keras dari luar Depok. Hal itu juga yang hingga kini tengah dipastikan pihak kepolisian.

“ Kami masih belum tahu, apakah dia produksi sendiri atau gimana. Nanti dilakukan penyidikan lebih lanjut kepada N,” ucapnya.

Dia mengungkapkan N mengedarkan minuman keras hanya di sekitar kawasan Terminal Depok. Meski demikian pihaknya serta merta percaya.

“Khusus untuk N, kami akan kenakan Perda Kota Depok tentang minuman keras,” tambahnya.

Operasi Pekat sendiri dilakukan hingga 9 Agustus mendatang. Tempat-tempat yang menjadi titik sasaran operasi antara lain terminal, Stasiun dan tempat hiburan yang ada di Kota Depok.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here