Dijamin Enggak Ada Cut Off

236

Sawangan | jurnaldepok.id
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok menjamin 860 titik proyek jalan lingkungan (Jaling) se Kota Depok tidak akan terkena cut off. Hal itu ditegaskan langsung oleh Sekretaris Dinas PUPR, Supomo.

“Alhamdulillah, dari sekitar 860 titik proyek jaling yang sudah berjalan hingga saat ini telah mencapai 397 titik atau sekitar 45 persen. Insaha Allah pelaksanaan rampung pada akhir November. Tidak ada (yang kena cut off,red) kecuali jembatan atau turap yang perlu waktu pekerjaan sekitar tiga bulanan,” ujar Supomo kepada Jurnal Depok, Jumat (21/7).

Namun begitu, sambungnya, pihaknya akan memaksimalkan waktu yang tersisa dan berharap cuca bersahabat. Pernyataan tersebut dikatakan Supomo di sela-sela acara silaturahmi dan halal bihalal FK-LPM se Kota Depok di salah satu rumah makan di Jalan Pemuda, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan.

Ia menambahkan, bahwa proyek jaling yang dikerjakan saat ini melalui proses pengadaan langsung. Namun begitu, proyek yang melalui mekanisme lelang hingga kemarin belum jalan semua.

“Lelang baru minggu keempat ini akan jalan, kemarin menunggu konsultasi supervisi, Alhamdulillah saat ini telah selesai semua. Yang 397 proyek jaling itu dilakukan PL sederhana, tinggal menunjuk penyedia jasa saja,” paparnya.

Pihaknya merinci ada belasan jembatan dan puluhan turap yang akan dibangun tahun ini di 11 kecamatan.

“Jika lelangnya lancar Insha Allah pembangunannya juga lancar,” terangnya.

Komitmen dari Dinas PUPR tersebut disambut baik oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna yang hadir dalam acara itu. Pradi mengapresiasi Dinas PUPR dan para ketua serta pengurus LPM yang ikut andil dalam mengawasi proyek di wilayah.

“Bahasa itu bukan tanpa alasan, karena memang proses dan progresnya itu Insha Allah tepat waktu. Kemudian dalam pemberian kegiatannya terbuka dan transparan, jadi kami tahu persis mitra kami,” ungkapnya.

Terkait beberapa proyek yang menggunakan anggaran besar dan belum berjalan hingga bulan ketujuh ini, Pradi mengatakan bahwa dirinya telah memanggil Dinas Rumkim, PUPR dan BLP atas arahan walikota.

“Alhamdulillah itu sudah mulai masuk semua, bisa dilihat di dalam progresnya sekarang. Harapan kami tidak ada yang kena cut off, karena semua pihak saat ini melototin stiap proyek pembangunan yang didanai APBD,” terangnya.

Pardi juga mengapresiasi langkah LPM se Kota Depok menggelar pertemuan tersebut. Hal itu diyakininya akan memudahkan koordinasi dan sinergi dengan pemerintah kota.

Sekretatris FK-LPM Kota Depok, Anggoro menyampaikan terimaksihnya kepada wakil walikota yang menyempatkan diri untuk hadir dalam acara tersebut. Dirinya berharap, pertemuan itu dapat memperkuat silaturahmi dan komunikasi antara LPM dengan pemerintah kota. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here